SAKSIKAN PERTANDINGAN UJICOBA ANTARA PPSM MAGELANG VS PERSIBA BANTUL KAMIS 29 DESEMBER 2011 DI STADION MADYA JAM 15.30 WIB

PPSM Sakti Telan Kekalahan

2

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Kamis, Desember 31, 2009

PPSM Sakti kembali menelan kekalahan dalam lawatannya ke Kutai Kertanegara, kali ini giliran Mitra Kukar yang menggagalkan ambisi PPSM Sakti dalam meraih poin tandang pertama.Dalam pertandingan yang
dilaksanakan di stadion Rondong  Demang Tenggarong PPSM Sakti kalah tipis 1-0.Kekalahan ini seperti menegaskan kalau PPSM Sakti masih jago kandang, karena belum mampu meraih satu poin pun dalam tandangnya

Simo Lodro Mendukung Timnas Mengalahkan Oman

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Senin, Desember 28, 2009


Di beritahukan kepada seluruh anggota Simo Lodro, jika berminat untuk mendukung timnas Indonesia mengalahkan Oman 6 Januari 2009 di Stadion Gbk Senayan Jakarta dapat menghubungi Agung Gasax untuk melakukan konfirmasi....di tunggu sampai tanggal 5 sebelum keberangkatan.Rencana rombongan akan naik kereta apai dari stasiun Purworejo.Buktikan nasionalisme kamu dengan mendukung perjuangan merah putih.

Sukses Kopdar Simo Lodro Cyber

2

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Minggu, Desember 27, 2009



Alhamdulillah atas berkat rahmat Allah SWT hari ini jam 15.30 bertempat di Stadion Abu Bakrin telah sukses dilaksanakan kopdar pertama Simo Lodro Cyber dengan dihadiri sekitar 16 orang Simo Lodro yang sering online dengan membawa bendera Simo Lodro dan PPSM.Semoga dengan bertemunya rekan-rekan Simo Lodro dari dunia cyber ini bisa menyatukan visi dan misi para Simo Lodro yang selama ini sering bertemu di dunia maya.Beberapa anggota yang hadir antara lain:Abe admin grup PPSM Mania, Fakih admin grup Ultras PPSM, Anggi Moderator Simo Lodro Cyber di mig33 dan masih banyak lagi.Adapun hasil yang di peroleh dalam kopdar kali ini adalah:

  1. Di sepakatinya nama Simo Lodro Cyber Community sebagai nama dari komunitas anak-anak cyber Simo Lodro.
  2. Kepada seluruh admin grup penggemar PPSM untuk mencantumkan nama Simo Lodro sebagai nama depan.
  3. Di sepakatinya tim formatur yang berjumlah 5 orang(Abe, Anggi, Fakih, Helmi, dan Agung Gasax)yang bertugas merumuskan bentuk dan susunan pengurus Simo Lodro Cyber.
  4. Sepakat untuk mengadakan kopdar selanjutnya tanggal 3 januari 2009 jam 3 sore di Abu Bakrin.
Demikian untuk teman-teman Simo lodro cyber ketahui, selanjutnya bagi yang belum datang untuk datang dan berpartisipasi dalam kopdar selanjutnya.

Kopdar Simo Lodro Cyber Pertama

6

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Jumat, Desember 25, 2009


Pada hari Minggu 27 Desember 2009 berlokasi di Stadion Abu Bakrin akan diadakan kopdar Simo Lodro Cyber untuk yang pertama kali.Oleh karena itu di harapakan partisipasinya dari rekan-rekan semua yang selama ini  mendukung PPSM Sakti dan menegakkan kejayaan simo Lodro melalui dunia maya.Mengingat pentingnya acara diharap rekan-rekan Simo lodro cyber untuk datang tepat waktu dan diusahakan memakai kaos kebesaran Simo Lodro.Adapaun agenda kopdar yang pertama ini adalah untuk saling silaturahmi dan menjalin keakraban sesama Simo lodro, bahkan presiden Simo Lodro sendiri akan berusaha datang pada acara ini.Jika memungkinkan bahkan akan di bentuk susunan kepengurusan Simo lodro Cyber yang pertama.Jadi jangan sampai terlewatkan.Karena acara kopdar ini akan di laksanakan jam 15.00 sampai dengan selesai.Untuk indformasi lebih lanjut dapat menghubungi Agung gasax;085743452009/agung.gasax@gmail.com

Liga Terus Berupaya Tingkatkan Kualitas Kompetisi

1

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Jumat, Desember 25, 2009

Jakarta - PT Liga Indonesia (Liga) terus melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas kompetisi, khususnya kompetisi profesional Djarum Indonesia Super League (ISL). Itu dibuktikan dengan dilakukannya beberapa program sebagai penjabaran lima aspek pendukung kompetisi yaitu sporting (pembinaan usia muda), infrastruktur, legal, finansial, dan administrasi.

“Kami sudah menurunkan tim dibawah komando pak Jopie Leepel dan Muhardi untuk mendatangi tim-tim Liga Super. Tugas mereka adalah melakukan peninjauan dan coaching clinic tentang pembinaan usia muda di klub tersebut,” ujar CEO Liga Joko Driyono pada saat Media Workshop dan Evaluasi Bulanan Kompetisi Djarum ISL di Jakarta, Senin (21/12).

Selain itu, Liga juga telah menggulirkan kompetisi pendukung yaitu ISL U-21 yang putaran pertamanya telah berlangsung separuh kompetisi. Dalam perjalanan kompetisi Djarum ISL U-21 ini, lanjut Joko, pihaknya memiliki tiga catatan penting menyangkut tim U-12 Bontang FC, Persisam Samarinda, dan Persija Jakarta.

“Bontang FC tidak datang laga away ke Wamena, begitu juga dengan Persisam yang tidak datang ke Wamena dan Lamongan. Sementara Persija justru tidak mampu menggelar pertandingan U-21. Kasus-kasus ini sudah kami laporkan ke Komisi Disiplin (Komdis) PSSI untuk diproses sesuai aturan organisasi,” papar Joko.

Program lainnya, saat ini Liga tengah merekrut tenaga-tenaga profesional yang akan ditugasi sebagai physical training. Keberadaan ahli-ahli fisik olahraga ini nantinya akan disebar ke klub, untuk membantu meningkatkan kualitas fisik pemain.

“Dari seleksi yang telah kami lakukan, kami baru mendapatkan empat orang tenaga ahli. Mereka adalah Kartono Ramdan (Universitas Pendidikan Indonesia Bandung), Sansan Susanpun (Universitas Negeri Yogyakarta), Lukman Afif (Universitas Negeri Semarang), dan Nur Bawono (Universitas Negeri Surabaya),” jelas Joko.

Lebih jauh lagi, Liga juga tengah konsentrasi untuk merekrut 10 wasit yang nantinya akan didik secara profesional. Langkah ini adalah bagian dari kampanye Liga agar pada 2012, Indonesia bisa memiliki lima wasit elit yang akan masuk dalam daftar di Konfederasi Sepakbola Asia (AFC).

“Saat ini, tak satu pun wasit dan asisten wasit Indonesia yang masuk dalam wasit elit AFC. Ini sungguh menyedihkan. Bila sampai 2012 kita tidak memiliki wasit elit, maka Indonesia tidak akan mendapat jatah Piala Champions Asia,” papar Joko.
www.ligaindonesia.co.id

Ricuh di Manahan Persikab Bekuk Deltras di Soreang

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Jumat, Desember 25, 2009

SOREANG - Delta Putra Sidoarjo (Deltras) layak disemati gelar tim jago kandang. Empat kali main di Gelora Delta, Sidoarjo, empat kali Deltras meraih kemenangan. Tapi, giliran main di kandang lawan, tim berjuluk The Lobster itu tak berdaya.
Setelah di dua laga away sebelumnya dikalahkan Persikad Depok (2-1) dan bermain seri (0-0) melawan Perikota Tangerang, kemarin sore, Deltras dipermalukan tuan rumah Persikab 3-0 dalam lanjutan Divisi Utama grup II di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Dua di antara tiga gol kemenangan Persikab dicetak Udo Fortune pada menit ke-2 dan 56?. Satu gol Persikab lainnya lahir dari sontekan Armar Abu pada menit ke-67.
Pelatih Deltras Nus Yadera ketika dihubungi tadi malam mengatakan timnya memang tidak bermain bagus. "Kami kecolongan gol-gol yang semestinya tidak perlu terjadi," kata Nus.

Pelatih asal Ambon itu juga menyesalkan timnya yang kecolongan di menit - menit awal. Saat dikalahkan Persikad, Deltras kebobolan di menit pertama. "Padahal saya sudah berkali-kali menginstruksikan pemain untuk konsentrasi penuh sejak peluit kickoff dibunyikan. Tapi ternyata mereka lengah lagi," kata Nus kesal.
Pelatih Persikab Suharno mengatakan puas dengan hasil yang ditorehkan anak buahnya. Menurut mantan pelatih Deltras itu, kemenangan ini adalah kerja keras pemain setelah dua kali kalah dan satu kali seri di laga away. Kemenangan dengan skor mencolok ini, lanjut Suharno akan mengembalikan mental bertanding anak timnya. "Saya salut pada semua pemain yang tampil bagus kali ini," ujar Suharno.
Dalam laga lain di grup yang sama, Mitra Kukar juga melempem saat melawat ke markas Persis Solo. Tim besutan Mustaqim itu takluk 0-1 di Stadion Manahan, Solo. Satu-satunya gol tuan rumah dicetak Ferry Anto Saputro pada menit ke-65 meneruskan free kick Nova Zaenal.
Sayang, kemenangan Persis atas Mitra Kukar kemarin sore dinodai kericuhan. Kedua tim merasa tidak puas dengan kepemimpinan wasit Suwandi. Persis maupun Mitra Kukar berulang kali melakukan protes pada pengadil lapangan. Puncaknya, saat wasit memberikan hadiah tendangan penalti bagi Mitra Kukar di menit ke-87. Tuan rumah dihukum penalti setelah stopper Ilham Ngadiyoto melakukan handball di kotak terlarang.
Keputusan itu langsung mendapat protes keras dari pemain Persis yang mempertanyakan keputusan tersebut. Hal serupa juga dilakukan penonton dengan melakukan lemparan botol air mineral ke lapangan. Bahkan Ketua Umum Persis F.X Hadi Rudyatmo dan segenap pengurus langsung mengintruksikan pada pemain untuk keluar dari lapangan. Nova Zaenal dkk diminta tidak melanjutkan pertandingan karena wasit menjatuhkan keputusan aneh.
Situasi lapangan mendadak ricuh setelah banyak botol air mineral dilempar ke dalam lapangan. Bahkan salah satu penonton berhasil lolos dan masuk ke lapangan untuk mengambil bola yang diletakan wasit di titik penalti.
Setelah melalui negosiasi dengan pihak terkait, akhirnya pertandingan kembali dilanjutkan. Gelandang Mitra Kukar Rahmad Wahyudi yang menjadi algojo sukses menjalankan tugas. Sayang, gol tersebut tidak disahkan wasit karena ada pemain yang masuk ke kotak penalti. Setelah diulang, tendangan Rahmad Wahyudi ditepis kiper Persis Johan Setiawan.
"Pemain saya minta keluar lapangan agar tidak melanjutkan laga tadi (kemarin). Penalti yang diberikan pada Mitra Kukar merupakan keputusan aneh. Saya lihat sendiri Ilham Ngadiyoto (stopper Persis) tidak handball, tapi bola ke dada, itupun tubuhnya dalam posisi tidak aktif," tegas Ketua Umum Persis F.X Hadi Rudyatmo.
Manajer Mitra Kukar Fahmi mengaku kecewa dengan kepemimpinan wasit. Sejak babak pertama pengadil lapangan tidak bekerja maksimal."Sejak awal banyak keputusan aneh dari wasit. Bahkan penalti pemain kami yang gol tidak disahkan dan harus diulang. Kalaupun penalti kedua masuk lagi, saya yakin wasit meminta mengulang lagi sampai tidak gol," keluh Fahmi pada Radar Solo (Jawa Pos Group) kemarin.(ali/agh/im/jpnn)

GU v Persikad Batal Dimainkan

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Jumat, Desember 25, 2009

GRESIK - Duel Gresik United (GU) kontra Persikad Depok yang rencananya digelar Minggu (27/12) akhirnya batal terlaksana. Kepastian ditiadakannya laga tersebut setelah pihak GU menerima pemberitahuan dari PT Liga Indonesia (PT LI). "Kita tidak jadi bertanding. Surat peniadaan pertandingan dari PT LI kami terima tadi malam (23/12)," kata Manajer Teknik GU Syafiqi M. Zain kepada Jawa Pos di lapangan Stadion Petrokimia, Gresik kemarin (24/12).
Peniadaan pertandingan tersebut sebagai imbas kegagalan Persikad menyelenggarakan laga melawan Persiba Bantul pada 22 Desember lalu. Sebelumnya, Persikad juga gagal melangsungkan pertandingan home melawan Pro Duta di Stadion Bima, Cirebon (18/12) lalu.

Menurut Syafiqi, akibat dua kegagalan tersebut, PT LI akhirnya mengakhiri perjalanan Persikad di Divisi Utama musim ini. Masalah poin bagaimana" "Pihak komdis masih melakukan rapat mengenai keputusan (poin, Red) itu. Mungkin sebelum Minggu (27/12) sudah ada kepastian tentang poin itu, bahkan juga status Persikad di Divisi Utama," jelas Syafiqi.
Menurutnya, keputusan tersebut di satu sisi menguntungkan GU karena memberikan masa recovery panjang sebelum menjamu Persikota pada 31 Desember mendatang. Namun, di sisi lain juga merugikan GU. Sebab, kesempatan untuk meraih poin penuh di kandang sirna.
Sementara itu, keputusan peniadaan pertandingan itu tidak memengaruhi persiapan Laskar Joko Samudro?julukan GU. Para penggawa GU tetap melakukan latihan rutin seperti biasa."Meskipun tidak ada pertandingan, kami tetap melakukan latihan. Selain itu, anak-anak juga mendapatkan tambahan latihan fisik yang dikombinasikan dengan teknik karena recovery mereka agak lama," katanya Asisten pelatih GU Zainal Abidin.
GU dipastikan kehilangan palang pintu asal Liberia Bernard Mamadou. Sebab, dia terkena akumulasi kartu kuning. Menurut Zainal, seandainya pertandingan melawan Persikad diputuskan GU menang WO, maka Mamadou bisa dimainkan melawan Persikota. Tetapi apabila tidak, maka bisa dipastikan Mamadou absen dalam pertandingan melawan Persikota. (aam/aww)

Polisi Selidiki Pelaku Penembakan suporter Persikota

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Rabu, Desember 23, 2009

Polisi Selidiki Pelaku Penembakan
Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus kerusuhan yang diwarnai dengan aksi penembakan terhadap suporter Persikota Tangerang pada Selasa (22/12/2009) kemarin.

Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Tangerang Kota Komisaris Polisi Budhi Herdi mengatakan, penyelidikan dilakukan terutama untuk mencari tahu pelaku penembakan yang mengakibatkan empat orang suporter Persikota mengalami luka tembak. Dua di antaranya dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), satu dirawat di RSUD Tangerang, dan seorang lagi sudah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan di RSUD Tangerang.

Budhi mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara ini, polisi mencurigai kerusuhan ini terjadi karena kekesalan warga terhadap aksi para suporter. Diduga beberapa suporter yang meninggalkan stadion banyak yang memotong jalan melewati pekarangan rumah-rumah warga. "Dugaan sementara ini, penghadangan dan penembakan terjadi karena warga sekitar stadion yang tidak senang dengan ulah para suporter," kata Budhi kepada Kompas.com, Rabu ( 23/12/2009 ), di Tangerang, Jawa Barat.

Dari hasil penyelidikan, kata Budhi, polisi berkesimpulan jenis senjata yang digunakan dalam penembakan adalah jenis senapan angin dan bukan senjata api sungguhan. Ia mengatakan, hal ini terlihat dari luka korban yang tidak menunjukkan adanya kerusakan seperti diakibatkan senjata api.

Meski demikian, kata dia, sejauh ini polisi belum bisa menemukan pelaku penembakan tersebut. Pihaknya masih melakukan penyelidikan lanjutan terhadap beberapa warga dan saksi mata di sekitar lokasi kejadian.

Kejadian berawal ketika para suporter Persikota Tangerang mulai meninggalkan Stadion Benteng Tangerang usai pertandingan timnya melawan Pro Duta Sleman. Sekelompok massa yang diduga warga sekitar mengadang ratusan suporter yang sebagian sedang berjalan kaki meninggalkan stadion. Tiba-tiba terjadi penembakan ke arah para suporter tersebut yang mengakibatkan empat remaja mengalami luka tembak. Selain empat mengalami luka tembak, seorang perwira polisi AKP Saptomo meninggal dunia saat terjadi kerusuhan ini. Namun, kematian Saptomo bukan karena tindakan kekerasan atau penganiayaan, tapi karena penyakit yang dideritanya kambuh pada saat kejadian. [kompas]

PSCS Tembus Divisi Utama

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Rabu, Desember 23, 2009

Metrotvnews.com, Cilacap: PSCS Cilacap, Jawa Tengah, berhasil menembus divisi utama sepak bola nasional. Pertandingan menjamu Persekam Metrot FC menjadi penentu. PSCS menang 2-0. Dalam pertandingan ini, dua orang suporter ditangkap polisi, karena dianggap mengajak penonton lain untuk rusuh.


Kemenangan Laskar Nusakambangan diperoleh atas gol cantik yang dibuat Heryanto. Gol pertama dicetak Heryanto 15 menit di awal babak pertama. Ia memanfaatkan kemelut di depan gawang Persekam. Gol ini langsung disambut ribuan suporter pendukungnya. Enam menit berselang, Heryanto kembali membuat gol. Ia mendapat umpan dari tengah lapangan. Skor 2-0 untuk PSCS.


Tak mudah bagi Persekam menembus pertahanan lini belakang PSCS. Penyerang Persekam kewalahan untuk bisa membalas kekalahan timnya. Beberapa peluang gol yang coba dibuat Persekam kandas setelah kiper PSC berhasil mementahan. Usai pertandingan, dua suporter yang sedang merayakan kemenangan harus diamankan oleh polisi. Keduanya dianggap akan membuat kerusuhan. Polisi bahkan harus mengejar hingga naik ke pagar untuk bisa menangkapnya.(BEY/Darbe Tyas)

Tawuran Suporter Vs Warga, 4 Orang Luka Tembak

1

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Selasa, Desember 22, 2009

Ahmadi - detikNews


Foto: Ilustrasi
Tangerang - Tawuran yang melibatkan suporter klub sepakbola kembali memakan korban. Kali ini empat orang suporter Persikota dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang akibat luka tembak dengan senapan angin.

Tawuran antara supoter dan warga Sukaasih, Tangerang, ini pecah Selasa (22/12/2009) sekitar pukul 17.30 WIB. Pemicunya, warga menolak gerombolan suporter melawati jalan di pemukimannya, usai pertandingan Persikota dan Produta di Stadion Benteng. Pemukiman warga berlokasi tepat di belakang stadion.

Puluhan suporter yang coba melewati jalan sawah di belakang stadion tiba-tiba dihadang oleh massa yang kurang lebih sama jumlahnya. Aksi saling lempar pun berlangsung, sampai akhirnya seorang warga mengeluarkan sebuah senapan angin dan menembak ke arah suporter. Akibatnya, satu orang tertembak di bagian leher dan tiga di dada.


Saat kejadian berlangsung, pihak kepolisian justru sedang melakukan apel di dalam stadion untuk persiapan pengamanan di jalan.

Sementara itu di tempat terpisah, salah seorang anggota polisi yang sedang melakukan pengamanan di Jl M Toha, dilarikan ke UDG RSUD Tangerang. Belum jelas penyebab kejadian yang menimpanya. Jl M Toha dikenal wilayah rawan tawuran antarsuporter. (lrn/lrn)/www.detiknews.com

Polisi Meninggal Akibat Kelelahan Kawal Suporter

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Selasa, Desember 22, 2009

Ahmadi - detikNews
Jakarta - Seorang anggota kepolisian dari Polres Metro Tangerang, AKP Saptomo, meninggal dunia saat sedang menjalankan tugas. Komandan kompi itu roboh saat sedang mengawal massa suporter Persikota yang tumpah ruah di jalan M Toha, Kota Tangerang, Selasa (22/12/2009).

"Meninggal bukan karena tawuran, tapi akibat kelelahan. Almarhum ada kelainan kesehatan," kata Kapolres Metro Tangerang, Maruli Simanjuntak, di RSUD Tangerang, Jl Ahmad Yani.

Saptomo dilarikan ke UDG RSUD Tangerang sekitar pukul 19.00 WIB. Ia menghembuskan nafas terakhirnya di RS tersebut, setelah sebelumnya roboh saat mengawal perjalanan suporter Persikota dari Stadion Benteng di Jl TMP Taruna hingga ke City Mal, Jl M Toha.


Ia beserta anak buahnya sempat mengalihkan arus suporter ke arah Jl Benoa.

Sementara itu, di Kelurahan Sukaasih, tepat di belakang Stadion Benteng, puluhan suporter Persikota terlibat tawur dengan warga setempat. Empat orang suporter dilaporkan tertembak oleh senapan angin dari arah warga. Keempat korban kini juga masih dirawat di UGD RSUD Tangerang.(lrn/lrn)/www.detiknews.com

Benny Dolo Intip Kekuatan Terakhir Oman

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Selasa, Desember 22, 2009


Timnas senior Indonesia segera menggelar pelatnas mulai Minggu (27/12) di Jakarta. Ada 22 pemain yang telah dipilih oleh pelatih Benny Dolo untuk persiapan menghadapi Oman pada laga kelima grup B Pra Piala Asia 2011, Rabu(6/1) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Di awal masa pelatnas ini, pelatih Benny Dolo akan meninggalkan sejenak Bambang Pamungkas dkk. Pelatih yang juga duduk sebagai Direktur Teknik Persija ini akan terbang ke Singapura untuk menyaksikan laga uji coba antara Singapura vs Oman, Senin (28/12).

“ Kami akan mengintip kekuatan terakhir Oman. Dari hasil pengamatan itu, kita bisa menentukan taktik dan strategi yang akan kita terapkan saat bertemu di Jakarta,” kata Benny Dolo. Meski baru akan menentukan taktik dan strategi yang akan dipakai menghadapi Oman setelah menyaksikan mereka dalam uji coba, Benny Dolo menyatakan, pemain pilihan yang dipanggilnya sudah sesuai dengan pakem dasar permainan yang akan dipakainya.


“ Kita tetap akan berpegang pada pola 3-5-2 atau 4-4-2 yang sudah berjalan selama ini,” ungkap Benny Dolo.

Dalam laga menghadapi Oman ini, Benny Dolo tidak bisa memainkan beberapa pemain yang biasa menjadi starter. Ismed Sofyan terkena hukuman kartu merah, sementara Maman Abdurahman terkena akumulasi kartu kuning.

Untuk menutup lubang di lini belakang, Benny Dolo memasukkan dua nama muda jebolan timnas SEA Games 2009, Rahmat Latif dan Djayusman Triasdi. Dua lagi adalah pemai baru muka lama, Ahmad Kurniawan dan Christian Worabay.

Saat ini, Indonesia masih berada di posisi juru kunci klasemen grup B Pra PIala Asia 2011 dengan nilai tiga. Sedangkan Oman berada satu strip di atas Indonesia dengan nilai empat. Pada pertemuan pertama yang berlangsung di Oman, 19 Januari 2009 lalu, kedua tim bermain imbang 0-0.

Skuad Timnas Indonesia

Penjaga gawang : Markus Harison, Ferry Rotinsulu, Achmad Kurniawan

Belakang : Christian Worabay, M Nasuha, Charis Yulianto, Nova Arianto, Djayusman Triasdi, Rahmat Latif, Isnan Ali, M Ridwan

Tengah : Ponaryo Astaman, Hariono, Firman Utina, Eka Ramdani, Syamsul Cherudin, Muhammad Ilham

Depan : Bambang Pamungkas, Budi Sudarsono, Boaz Solossa, Saktiawan Sinaga, TA Mushafry
Diambil dari www.pssi-football.com

PSIS Tundukkan PPSM Sakti Magelang 3-1

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Senin, Desember 21, 2009

Tuan rumah PSIS berhasil memenuhi ambisinya meraih angka penuh setelah menundukkan tamunya PPSM Sakti Magelang 3-1 (2-1) pada pertandingan lanjutan Kompetisi Sepak Bola Divisi Utama Grup II di Stadion Jatidiri Semarang, Jumat petang.

Pada pertandingan kedua tim yang disaksikan sekitar 10 ribu penonton tersebut, kedua tim menerapkan permainan cepat dan terbuka sehingga serangan ke daerah pertahanan masing-masing silih berganti dilakukan oleh tim asuhan pelatih sementara M. Dhofir (PSIS) maupun tim asuhan pelatih Yussack Sutanto (PPSM).

Pada babak pertama, memang keduanya saling melancarkan serangan tetapi permainan lebih didominasi tuan rumah yang menerapkan permainan menyerang dari lini tengah dan sayap, sebaliknya tim tamu lebih banyak mengandalkan serangan balik begitu tuan rumah selesai menyerang dan gagal, mereka lalu menekan pertahanan PSIS.


Pertandingan baru berjalan enam menit, tuan rumah berhasil menjebol gawang PPSM Sakti yang dijaga Yuda Andhika melalui sundulan kepala Imral Usman. Gol tersebut bermula dari tendangan bebas yang dilakukan Gustavo Chena akibat pemain tamu melakukan pelanggaran.

Bola silang ke depan gawang PPSM tersebut kemudian disundul oleh rekannya Ory Kamnbuanya tetapi bola sudah mengarah ke gawang PPSM tetapi belum sampai masuk ke gawang, kemudian Imral langsung menyosong bola tersebut dengan sundulan kepala dan gagal diantisipasi pemain belakang dan kiper tim tamu.

Dua menit kemudian atau menit ke-8, tuan rumah memperbesar kemenangan menjadi 2-0 melalui gol yang dicetak oleh Gustavo Chena. Tendangan bebas pemain asal Argentina tersebut sebenarnya sudah berhasil ditepis kiper PPSM tetapi bola tetap bergulir dan masuk ke gawangnya.

Setelah kebobolan dua gol, pelatih Yussack Sutanto mengganti kiper Yuda Andhika dengan kiper utamanya, Agus Murod Alfaridzi dan ternyata mantan kiper PSIS Semarang ini berhasil menghalau bola-bola berbahaya dari Suwita Patha dan kawan-kawan.

Setelah unggul 2-0, permainan tuan rumah mengendur dan sering melakukan kesalahan baik umpan kepada temannya maupun kontrol bola yang terlalu jauh dari kakinya sehingga dengan mudah direbut pemain lawan.

Tim tamu berhasil memperkecil kekalahan menjadi 2-1 melalui gol yang dicetak oleh Supri Ardiyanto menit ke-32. Gol tersebut bermula dari tendangan bebas yang dilakukan pemain PPSM.

Bola tersebut sempat dikontrol oleh pemain belakang PSIS, Heri Susilo tetapi kontrolnya tidak akurat dan bola justru mental ke depan dan langsung disambar Supri Andriyanto tanpa bisa diantisipasi kiper PSIS, Catur Nugroho.

Memasuki babak kedua, PSIS kembali mendominasi permianan dengan serangan yang memaksa kiper PPSM harus bekerja keras dan jatuh bangun untuk menyelamatkan gawangnya.

Tendangan penyerang PSIS, Ory Kambuanya sempat membentur pemain belakang PPSM Sakti kemudian mental dan membentur mistar gawang Agus Murod, tetapi untungnya tidak ada pemain PSIS yang berada di dekat bola tersebut.

Kemudian tendangan Yaris Riyadi yang masuk ke babak kedua menggantikan Sunarso juga berhasil diantisipasi kiper PPSM meskipun yang bersangkutan harus menjatuhkan diri untuk menyelematkan gawangnya, demikian juga dengan tendangan Deni Rumba.

PSIS memperbesar kemenangan menjadi 3-1 melalui gol yang dicetak Ory Kambuanya pada menit ke-80. Gol tersebut bermula dari umpan silang Deni Rumba kemudian diterima Yaris Riyadi dan langsung disodorkan kepada Ory Kambuanya dan langsung ditendang tanpa bisa diantisipasi kiper PPSM.

Sampai pertandingan usai kedudukan tetap 3-1 untuk keunggulan PSIS. Wasit Syarifuddin mengeluarkan kartu kuning untuk Eko Pujainto (PSIS) dan Saiful Imron (PPSM).
Di ambil dari;sports.id.finroll.com

PPSM Sakti Masih Belum Mampu Meraih Poin Saat Tandang

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Sabtu, Desember 19, 2009

PPSM Sakti kembali mengalami kekalahan dalam laga tandang, kali ini PSIS Semarang yang mengalahkan PPSM dengan skor 3-1.Ini berarti sejauh ini PPSM masih belum mampu meraih poin jika bermain di luar kandang.Padahal PPSM berangkat ke Semarang dengan keyakinan meraih poin.Pertahanan PPSM seperti tanpa koordinasi dan terkesan bingung.Apalagi kiper yang diturunkan Yudha menggantikan Agus Murod bermain sangant buruk sekali.Kalu mau jujur 2 gol pertama PSIS adalah karena kesalahan kiper.Gol pertama PSIS dicetak oleh Imral Usman Yang memanfaatkan kurang lengketnya tangkapan kiper PPSM Yudha dan gol ke dua di cetak oleh Chena melalui tendangan bebas yang lagi-lagi  gagal di tangkap oleh kiper.Padahal bola terkesan tidak berbahaya dan dalam jangkauan kiper.Diakhir babak pertama permainan anak-Magelang sebenarnya membaik dengan masuknya MUrod menggantikan posisi Yudha dan puncaknya Supri berhasil memperkecil ketinggalan menjadi 2-1.Sayang di babak kedua anak2 Magelang tidak berhasil menyamakan kedudukan.Bahkan karena terlalu asyik menyerang gawang Agus Murod berhasil dibobol oleh Ori, yang notabene pemain eks PPSM

Simo Lodro Akan Mendapingi PPSM Kala Bertemu PSIS

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Kamis, Desember 17, 2009

Simo Lodro akan tour ke Semarang dalam rangka mendukung PPSM Sakti menghadapi tuan rumah PSIS semarang besok Jumat 18 Desember 2009.Rombongan yang dipimpin langsung oleh Presiden Simo Lodro Pam Samsuri.Rencana rombongan akan berangkat dari Abu Bakrin jam 11.30.Mengenai jumlah peserta yang ikut belum bisa di pastikan, kerena hingga saat ini proses pendaftaran masih berlangsung.Bagi korwil-korwil yang mau berangkat menggunakan kendaraan sendiri juga di perbolehkan.Dengan catatan berangkat dan pulangnya sama-sama(harap kumpul di abu bakrin).Untuk yang belum daftar masih ada kesempatan.Buruan daftar dengan di Pak Nardi atau Didik di abu bakrin dengan biaya sebesar 30rb Sudah termasuk transport PP dan tiket masuk stadion

PPSM Magelang Kalahkan Persikad Depok 2-0

2

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Selasa, Desember 15, 2009

Oleh : Heru Suyitno ANTARA - Tuan rumah PPSM Sakti Magelang mengalahkan Persikad Depok pada pertandingan lanjutan Kompetisi Sepak Bola Divisi Utama Grup II di Stadion Abu Bakrin, Senin.
Sejak pertandingan babak pertama tim tuan rumah dengan disaksikan sekitar 4.000 penonton terus menggebrak pertahanan lawan, namun tim tamu juga tidak mau kalah melakukan serangan.

Pada menit ke-19 Riski Norvriansyah berhasil menyarangkan bola di jaring gawang lawan setelah mendapat umpan dari pemain tengah Ferdinand A. Sinaga.

Permainan tuan rumah yang terpola dengan baik pada babak pertama sebenarnya mempunyai beberapa peluang untuk menambah gol tetapi penyelesaian akhir kurang bagus.

Pada menit ke-29, tendangan langsung pemain PPSM Sakti dari depan kotak penalti nyaris membuahkan gol, tetapi dapat ditahan penjaga gawang Persikad Agus Sriyanto.

Setelah unggul 1-0 pada babak pertama, pelatih PPSM, Yusak Sutanto mengganti salah satu pemain asing andalannya, Claudio Martinez karena dinilai tidak bermain optimal.

Pada menit ke-26 Persikad nyaris memasukkan bola ke tim tuan rumah tetapi bola berada tipis di atas mistar gawang.

Memasuki awal babak kedua tim tamu berusaha bangkit, tetapi serangan yang dilakukan selalu kandas di kaki pemain belakang PPSM.

Meskipun telah unggul 1-0 para pemain PPSM tidak menurunkan tempo permainannya dan pada menit ke-52 tim tuan rumah dapat menambah gol atas tendangan pemain tengah Ferdinand setelah lolos dari jebakan offside.
Pada babak kedua sebenarnya tim tuan rumah mempunyai beberapa kesempatan untuk menambah gol. Pada menit ke-63 umpan Riski di depan gawang kepada Feri Setiawan yang menggantikan Martinez nyaris membuahkan gol, tetapi Feri kurang cepat menundul bola.

Usai pertandingan, kapten Persikad Depok kepada wartawan mengakui keunggulan pemain tuan rumah yang bermain cukup bagus.

"Permaianan PPSM baik, sedangkan kami dalam kondisi capek karena kurang istirahat akibat perjalanan jauh. Namun kami akan membalas kekalahan ini pada putaran kedua nanti," katanya.

Pelatih Persikad, Wahyu menolak anggapan bahwa kekalahan anak asuhnya karena mental yang turun akibat pekan lalu juga dikalahkan dari PSIS Semarang 2-0.

"Bukan karena kalah mental, tetapi memang permaianan PPSM cukup baik," katanya.

Pelatih PPSM, Yusak menyatakan puas dengan hasil yang diperoleh anak asuhnya.

"Kami selalu mengutamakan organisasi di lapangan, baik untuk serangan maupun pertahanan," katanya.
diambil dari www.antarajateng.com

PPSM Sakti Mengandaskan Perlawanan Persikad Depok

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Senin, Desember 14, 2009

Dalam laga ke-6 di divisi utama ini PPSM Sakti berhasil meraih poin penuh 3.Tampak dalam laga itu permainan anak-anak Magelang semakin membaik dan berkembang.Terbukti sepanjang laga mampu mengurung Persikad dan berhasil menciptakan 2 go ke gawang Persikad.Lini tengash yang selama ini menjadi titik lemah karena kurang kretif sudah tampak bagus.aliran bola tampak lancar dan memanjakan kedua striker PPSM.Gol dalam pertandingan ini di ciptakan oleh Riski Novriansyah pada babak pertama dan Ferdinand Sinaga di babak kedua,Perlu dicatat kalu kedua gol lahir hasil umpan-umpan dari para gelandang dan bukan dari bola mati.Bahkan kalau lebih tenang harusnya anak-anak Magelang mampu mencetak lebih dari 2 gol.Taampak dalam pertandingan ini juga semakin solidnya anak-anak Simo Lodro.tentu ini menjadi catatan manis di akhir kepengurusan menjelang mubes bulan Februari nanti.
Hasil Liga lainnya:
Persires 3 x PSDS 0
Persih 2 x Persiraja 0
Persipasi 1 x Semen Padang 0
PSIS 1 x Persikota 1
PPSM 2 x Persikad 0
PSMP 3 xPSIM 1
Persibo 3 x PSS 1
Perseman 1 x Persigo 0
Persidafon 4 x Persikad 2
Gresik United 4 x Persis 1

 

PPSM Tundukkan Persikota Tangerang 1-0

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Jumat, Desember 11, 2009

 Oleh : Heru Suyitno ANTARA - Kesebelasan tuan rumah PPSM Sakti Magelang menundukkan tim tamu Persikota Tangerang 1-0 pada pertandingan Divisi Utama PSSI di Stadion Abu Bakrin, Jumat.
Sejak menit pertama PPSM Sakti terus melakukan tekanan terhadap tim tamu dan pada menit ke-5 babak pertama umpan dari Claudio Martinez dimanfaatkan dengan baik pemain tengah Ferdinand A. Sinaga dan membuahkan gol.

Tim tuan rumah pada babak pertama lebih menguasai pertandingan dan sebenarnya banyak peluang untuk menciptakan gol tetapi kurang diselesaikan dengan baik oleh pemain depan PPSM.


Pertandingan yang disaksikan sekitar 3.000-an penonton tersebut pada babak pertama sedikitnya mempunyai lima peluang untuk menciptakan gol tetapi tendangan pemain PPSM Sakti selalu tidak akurat.

Pada babak pertama tim tamu yang cenderung terdesak sebenarnya juga mempunyai peluang untuk memasukkan bola ke gawang lawan tetapi mereka selalu terjebak offside.

Memasuki babak kedua, tim tamu berusaha untuk bangkit tetapi serangannya selalu kandas di pemain belakang PPSM Sakti.

Tim tuan rumah pada babak kedua sebenarnya juga banyak kesempatan untuk meraih poin tetapi pada penyelesaian akhir selalu kandas.

Pada menit ke-13 babak kedua Ferdinand kembali mempunyai kesempatan untuk memasukkan bola, tetapi sayang bola mengenai mistas gawang.

Memasuki injury time babak kedua tim tuan rumah mempunyai kesempatan emas, namun tendangan bola Supri Andriyanto mengenai mistar gawang.
Striker PPSM Claudio Martinez tidak banyak mempunyai ruang gerak karena selalu dikawal ketat oleh pemain belakang Persikota Jacques Evrard.

Pada babak kedua, masing-masing tim sedikit bermain keras dan wasit Hasanudin dari Sidoarjo yang memimpin pertandingan mengeluarkan dua kartu kuning, yakni untuk Claudio Martinez (PPSM Sakti) dan H. Rudy Hermawan (Persikota).

Usai pertandingan, Manajer Tim Persikota, Zaenal Muttaqin mengakui keunggulan anak-anak PPSM Sakti di bawah asuhan Yusak Susanto tersebut.

"Tim kami kurang menguasai permaian dan secara fisik masih perlu dibenahi. Kami menilai PPSM dengan banyak pemain muda bermain cukup bagus," katanya.

Asisten pelatih PPSM Sakti, Widyantoro menyatakan puas dengan hasil pertandingan bisa memperoleh nilai penuh.

"Kami puas dengan hasil pertandingan ini, tetapi ke depan permainan anak-anak PPSM perlu perbaikan dalam penyelesaian akhir," katanya.
di ambil dari www.antarajateng.co.id

PPSM Sakti Berhasil Meraih Poin Penuh

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Jumat, Desember 11, 2009

PPSM Sakti berhasil mengalahkan Persikota tangerang 1-0 dalam lanjutan kompetisi divisi utama yang berlangsung tadi sore di Stadion Abu Bakrin.Setelah mengalami 2 kali kekalahan dalam laga tandang melawan Persiba Bantul dan Pro Duta.Gol dalam pertandingan itu di cetak oleh Ferdinand Sinaga pada menit ke 5.Persikota yang dilatih oleh H.Solihin tampak tidak berkembang dalam permainan dan sepanjang pertandingan di tekan terus menerus oleh anak-anak Magelang.Serangan silih berganti datang, yang dimotori oleh ferdinand dan Martines.Sayang tidak ada gol tercipta yang berhasil di buat oleh kedua tim.Dalam pertandingan selanjutnnya PPSM Sakti Kan menghadapi Persikad Depok yang dalam pertandingan tadi sore ini  juga menelahan kekalahan 2-0 dari tuan rumah PSIS Semarang.
Hasil lengkap pertandingan divisi utama sore ini:
Persires 1 x Persiraja 2
Persih ! x PSDS 0
PSAP 1 x  PSSB 0
Persipasi 3 x PSMS 1
PSIS 2 X Mitra Kukar 0
PSMP 3 x PSS1
Persiram 2 x Persigo 0
PSIR 3 x Persiku 1
Persibo 5 x PSIM 0

PPSM Gagal Menakhlukkan PRO DUTA

1

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Senin, Desember 07, 2009

PPSM kembali gagal meraih poin dalam lanjutan pertandingan divisi utama melawan PRO DUTA Yogyakarta.Dalam pertandingan yang berlangsung di stadion Maguwoharjo itu sebenarnya PPSM tampil baik dan menguasai pertandingan.Inisiatif serangan selalu di bawah kendali anak-anak Magelang, dan imbasnya tercipta beberapa peluang.Tapi sayang tidak ada yang menghasilkan gol,sampai turun minum posisi tetap imbang 0-0.Baru di babak kedua gol tercipta oleh Komang Mariawan bagi Pro Duta.Walau PPSM menguasai sepanjang pertandingan tapi tidak berhasil menciptakan peluang.Sayang memang penampilan gemilang anak-ank Magelang tidak berhasil mendapat poin 3.Dalam pertandingan yang berlangsung menarik itu tidak di sertai oleh wasit yang baik pula.Karena wasit sangat tidak fair play dan memihak tuan rumah.Beberapa pelanggara yang di lakukan pemain Pro duta terkesan di biarkan.Bahkan ketika Riski tinggal berhadapan dengan kiper di langgar, seharusnya itu pinalti.tapi wasit malah membiarkan pelanggaran terjadi dan buntutnya sempat terjadi pelemparan di lapangan oleh penonton Pro duta kepada bangku cadangan pemain...padahal kubu Magelang protes karena merasa di curangi wasit.Kejadian ini sempat membuat suporter Magelang panas.Untung saja tidak sempat terjadi gesekan di luar pertandingan.Kalau sampai terjadi gesekan di luar pertandingan siapa yang mau bertanggung jawab?bisakah wasit mempertanggungjawabkan keputusannya?Kualitas liga di Indonesia di rusak oleh para wasit.

Roger Milla Dukung Penuh Indonesia

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Minggu, Desember 06, 2009

asmilla.jpg
Tak salah kalau PSSI sejak awal sudah menunjuk Roger Milla sebagai Duta Bidding Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Sebab, sebelum gantung sepatu, bintang legendaris sepakbola Kamerun dan Afrika itu pernah bermain empat musim di kompetisi Liga Indonesia di bawah naungan klub Pelita Jaya dan Putra Samarinda.

Lebih dari itu, Milla adalah juga Duta Afrika dan diundang khusus oleh FIFA dalam acara Final Draw Piala Dunia 2010 Afsel di Cape Town, Afrika Selatan, beberapa hari lalu. Dalam acara yang disiarkan langsung ke lebih dari 200 negara itu, Milla mendapat kehormatan pembawa acara yang menyebut namanya dan memintanya berdiri di hadapan ribuan undangan dan wartawan internasional.

Sayang, Milla tidak hadir dalam kegiatan FIFA Media Expo yang digelar pagi hingga siang hari menjelang acara Final Draw karena harus mengikuti kegiatan FIFA yang lain. Meski begitu, sang bintang tetap antusias memberikan dukungan terhadap pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Ditemui sehari menjelang Final Draw, Milla

Berikut petikan komentar Milla saat ditemui wartawan situs resmi PSSI,  sehari menjelang Final Draw Piala Dunia 2010.

Hai Roger, apa khabar? Masih ingat saya?
Hai, saya ingat baik Anda. Apa khabar?

Baik. Saya anggota delegasi Indonesia untuk Bidding Piala Dunia 2022.
Ya ya … saya sudah mendapat surat penunjukan dari PSSI untuk menjadi duta Bidding. Saya sudah menerima beberapa dokumen dari Sekretariat Komite Bidding.

Apakah Anda bisa hadir dalam acara FIFA Media Expo besok?
Maaf, saya tidak bias hadir karena harus mengikuti beberapa kegiatan FIFA yang lain.

Tapi, Anda sendiri tetap siap menjadi duta bidding Indonesia.
Oh iya, tentu tentu. Saya sangat mencintai Indonesia.

Komentar Anda tentang keikutsertaan Indonesia dalam bidding ini?
Saya sempat terkejut ketika teman saya di Indonesia, Onana Jules, menghubungi saya atas permintaan PSSI agar menjadi duta bidding Indonesia. Itu sungguh sebuah rencana besar, bukan hanya bagi sepakbola Indonesia tapi juga Negara Indonesia.


Mengapa terkejut?
Saya tahu persis Indonesia. Masyarakatnya sangat mencintai sepakbola. Negaranya indah. Tapi, tidak pernah terbayangkan bagi saya bahwa PSSI berani maju mencalonkan diri menjadi tuan rumah Piala Dunia.

Mengapa Anda kemudian mau menjadi duta Indonesia?
Ya, waktu empat tahun bermain di Liga Indonesia lebih dari cukup untuk mengenal Indonesia secara mendalam. Itu fakta bahwa karir sepakbola saya berakhir di Indonesia. Saya tak mungkin melupakan Indonesia.

Faktor lain?
Indonesia memiliki peluang untuk terpilih karena punya modal. Indonesia Negara sangat besar. Masyarakatnya mencintai sepakbola dan banyak pemain berbakat di sana. Kompetisinya juga berjalan baik, meski mutunya harus terus ditingkatkan.

Apa saran Anda agar Indonesia bias terpilih sebagai tuan rumah?
Ini kerja besar yang menuntut kerja keras semua pihak. PSSI, klub, pemerintah pusat, pemerintah daerah, perusahaan-perusahaan, dan masyarakat. Untuk bias menang dalam persaingan, Komite Bidding Indonesia harus bekerja dalam organisasi yang baik dan profesional.

Anda yakin, Indonesia bisa bersaing ketat dengan Negara-negara lain yang tergolong Negara maju?
Saya yakin asalkan kerja keras. Sekali lagi ini pekerjaan Bangsa Indonesia. Bukan kerja PSSI saja. Jangan berkecil hati. Indonesia Negara besar. Maju terus dengan keyakinan besar.

Baik Roger. Terima kasih. Semoga Anda selalu baik-baik saja. Sampai jumpa.
Ya ok, selamat berjuang. Saya selalu siap membantu.

Presentasi Indonesia Mendapat Apresiasi Tinggi Dalam FIFA Media Expo

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Minggu, Desember 06, 2009

timbidingcpt.jpg
Presentasi dan stand Indonesia menarik perhatian sekitar 300 wartawan internasional yang hadir dalam FIFA Media Expo untuk sepuluh negara peserta bidding Piala Dunia 2018-2022. Acara tersebut berlangsung di Leeuwenhof, Cape Town, Afrika Selatan, Jumat (4/11).

Kehadiran sederet bintang sepakbola terkenal seperti David Beckham, Luis Figo, Fernando Hierro, Ronald de Boer, Ruud Gullit, dan pelatih timnas Inggris Fabio Capello membuat acara yang digelar di kediaman Gubernur Western Cape, Afrika Selatan tersebut menjadi sangat meriah. Mereka hadir sebagai duta beberapa peserta bidding Piala Dunia 2018-2022.

Sejak pintu acara dibuka pada pukul 09:00, banyak wartawan dan petinggi FIFA maupun federasi sepakbola lainnya menyerbu sepuluh stand peserta bidding yang tertata rapi di dalam tenda rakasasa. Tak ketinggalan, stand Indonesia yang didominasi oleh warna hijau ikut diserbu pula oleh mereka. Kehadiran mereka tidak hanya untuk mengambil souvenir yang disiapkan Indonesia, namun juga bertanya seputar langkah Indonesia dalam persaingan merebut tuan rumah Piala Dunia 2022 nanti.

Dibandingkan dengan beberapa Negara pesaing lainnya seperti Rusia dan Belanda/Belgia, stand Indonesia terlihat lebih banyak dikunjungi para wartawan yang hadir. Hal ini menunjukkan betapa Indonesia pun cukup diperhitungkan dalam persaingan dengan negara peserta lainnya.


Tepat pukul 10:00, acara utama berupa pemutaran video presentasi peserta bidding dimulai. Satu persatu FIFA menayangkan video presentasi yang memiliki durasi maksimal 4 menit. Tak seperti dikhawatirkan sebelumnya, begitu video presentasi Indonesia selesai ditampilkan, para hadirin yang ada di sana memberikan aplaus yang cukup meriah.

“ Indonesia memberikan warna tersendiri dalam pemaparannya. Saya sangat menyukai presentasi anda. Ini membuat saya ingin melakukan wawancara husus dengan Komite Bidding Indonesia terkait proses bidding Piala Dunia 2022, “ ungkap Kumi Kinohara, wartawan Sport Page asal Jepang.

Usai seluruh video presentasi diputar dihadapan para hadirin, setiap wartawan mendapat kesempatan untuk melakukan wawancara khusus di area yang disediakan oleh FIFA. Dan, Indonesia yang diwakili oleh Ir Timmy Setiawan ( Anggota Komite Bidding Indonesia & Deputy Sekjen PSSI) cukup banyak mendapat permintaan melakukan wawancara. Timmy Setiawan didampingi pula oleh Acting Konsulat Jenderal RI di Cape Town, Dharmaginta Thanos yang turut hadir mensupport delegasi Indonesia selama di Cape Town.

Sementara itu, delegasi Indonesia yang hadir dalam acara Bidding Country FIFA Media Expo ini adalah Timmy Setiawan (Head of Delegation), Yosef Tortulis (Project Manager), Asep Saputra (Media Officer PSSI) dan perwakilan dari media : Ian Situmorang (BOLA), Yusuf Ibrahim (ANTV) dan Muhammad Bakir (KOMPAS).

Tour ke Maguwoharjo International Stadium

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Sabtu, Desember 05, 2009

Dalam rangka memberikan dukungan kepada PPSM Sakti dalam lanjutan kompetisi divisi utama 2009/2010 melawan Pro Duta Yogyakarta, Simo Lodro mengadakan Tour ke Stadion Maguwoharjo Sleman.Bagi yang berminat dapat melakukan pendaftaran di tempat Pak Nardi di stadion Abu Bakrin mulai hari ini sampai hari senin pagi sebelum pemberangkatan.Adapun biaya yang di pungut adalah sebesar 15rb sebagai uang transport PP.Sedangkan untuk tiket bayar sendiri-sendiri.Sebagai catatan harga tiket di stadion Maguwoharjo sebesar 15 ribu.Demikian untuk di jadikan perhatian.
Contact person:
-Pak Nardi:08562896349
Bravo PPSM Sakti

Indonesia - Singapura 2-2

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Sabtu, Desember 05, 2009

tim2309.jpg
Harapan tim nasional (timnas) sepakbola U-23 untuk meraih kemenangan perdana di ajang SEA Games XXV 2009 Laos , gagal terwujud. Bermain heroikdi Stadion Utama National Sport Complex, Vientiane , Laos , Sabtu (5/12), Toni Sucipto dkk ditahan imbang Singapura 2-2.

Pertandingan yang disaksikan kurang lebih 15 ribu penonton itu, berlangsung cukup menarik. Di awal laga, Indonesia bermain kurang tenang dan terkesan nervous, khususnya di lini tengah dan belakang. Bahkan kiper Franky Irawan pun juga terlihat kurang tenang setiap mengamankan gawangnya.

Kondisi itu benar -benar dimaksimalkan para pemain Singapura. Melalui sebuah set piece tendangan sudut di menit keenam, striker Singapura Muhammad Safuwan menyambar bola tinggi dengan tandukan yang tidak mampu dijangkau Franky Irawan.

Gol itu semakin membuat tertekan para pemain Indonesia . Itu terlihat dengan tidak jalannya pola 4-4-2 yang dikembangkan pelatih asal Uruguay , Alberto Bica. Sebaliknya, Singapura terus melanjutkan tekanannya. Dari sebuah tendangan bebas dari luar kotak penalti, Mohammad Saiful bin Esah Nain kembali menjinakkan Franky Irawan menit ke-23. Tendangan ‘pisang’ kaki kiri Saiful sukses membidik tiang jauh gawang Indonesia , saat Franky Irawan sudah mati langkah untuk menggapai bola tersebut.

Kedudukan 2-0 semakin membuat Singapura kesetanan. Namun akibat kondisi fisik pemain mereka yang tidak mendukung, lambat namun pasti permainan mulai dikendalikan Timnas U-23. Hal ini tidak lepas konsistensi permainan sang kapten Toni Sucipto dan tandemnya di lini tengah Egi Melgiansyah, serta dua pemain sayap Sultan Samma’ dan Stevie Bonsapia.

Kendati duet Boaz Solossa dan Engel Bert selalu mendapat kawalan ketat dari pemain belakang Singapura, namun para pemain gelandang Indonesia dengan pasti mulai mengalirkan umpan-umpan terukur. Hasilnya Sultan Samma’ yang menusuk dari sayap kiri dengan terlebih dulu melewati dua pemain belakang Singapura, memberikan umpan silang yang berhasil dimaksimalkan Stevie Bonsapia (42). Gol itu menjadi pelecut permainan Indonesia , meski sampai jeda kedudukan tidak berubah.

Di babak kedua, Indonesia tampil dominan. Beberapa kali permainan cepat Boaz dan Engel Bert membuat kalang kabut pertahanan Singapura. Indonesia akhirnya mampu menyamakan kedudukan melalui sundulan Rendy (64), memaksimalkan tendangan sudut yang dilakukan Tony Sucipto.

Seterusnya Indonesia terus menekan permainan Singapura, yang telah kehabisan tenaga. Sayang, beberapa peluang yang lahir melalui Boaz, Egi Melgiansyah, serta peluang emas Engel yang tinggal berhadapan dengan kiper Singapura, Chan Yuhui, gagal mengantar kemenangan buat Indonesia. Sampai wasit Vo Minh Tri ( Vietnam ) meniupkan peluit panjang, kedudukan tidak berubah.


Manajer Indonesia Andi Darussalam Tabusalla tak mampu menyembunyikan kegundahannya usai pertandingan. Menurutnya, seharusnya Indonesia bisa memenangkan pertandingan, bila pada babak kedua tadi, para pemain tampil lebih tenang.

“ Ada sekitar empat peluang emas yang gagal menjadi gol. Padahal di babak kedua, Singapura sudah kehabisan tenaga. Sayang, anak-anak kurang tenang. Selain itu, mereka kurang berani bermain cepat dari kaki ke kaki,” ujar Salam, panggilan karib Andi Darussalam.

Kendati demikian, Salam tetap mensyukuri hasil imbang ini. “Paling tidak dengan hasil ini peluang kita ke semifinal masih terbuka lebar. Saya berharap pada laga selanjutnya, anak-anak tampil lebih baik lagi dan bisa meraih kemenangan,” pungkasnya.

Hal senada diungkapkan Alberto Bica, pelatih Indonesia . Menurutnya, pemain asuhannya kurang tenang saat menyerang dan bertahan. “Secara umum sebenarnya kami tampil bagus. Tetapi di awal pertandingan, para pemain memang nervous sehingga mereka sulit mengembangkan permainan. Ini tidak boleh terjadi lagi saat menghadapi Laos dan Myanmar nanti,” ujar Bica.

Sementara itu, Manajer Singapura Eugene Loo menyalahkan administrasi panitia penyelenggara, sehingga fisik pemainnya tidak bisa maksimal. “Setiap hari kami harus berjalan jauh untuk latihan. Itu jelas sangat menyita fisik pemain. Apalagi lapangan latihan juga pindah-pindah, sehingga waktu kami benar-benar tersita di jalan,” protesnya.

Pada laga kedua, Senin (7/12) mulai 17.45 WIB, Indonesia bertemu Laos di Stadion Chao Anu-vong. Sebelumnya di tempat yang sama, Myanmar menghadapi Singapura.(**)

Indonesia Squad GK : Frankie
Stopper : Jayusman, Rahmat Latif
Right: Rendy
Left : Egy Meliansyah
Mid Field :Tony Sucipto (C), Sultan Samma, Djayusman Triadi, Elvis Nelson, Steve Bonsapia
FW : Boaz Salossa, Engek Bert Sani

Singapore Squad

GK : Mohammad Isa bin Abdul Halim
Eddy Effendi Chang, Mohammed Shaiful bin Eshan Nain, Mohammad Irwansyah, Mohammad Shafiq bin Ghani, Mohammad Fazli bin Ayob, Mohammad Khairani Nizam, Harris Harun, Chan Yuhul (C), Sharon bin Sulaiman, Shahdin bin Sulaiman, Muhammad Safwan.

Referee : Vo Minh Tri (Viet)
Asst Referee : Manop (Thai), Somphone Phetsavang (Laos)
Di ambil dari www.pssi-football.com

PPSM SAKTI Kalah Telak 4-0

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Jumat, Desember 04, 2009

PPSM SAKTI menuai hasil buruk dalam lanjutan kompetisi divisi utama melawan Persiba Bantul di stadion Sultan Agung Bantul.Dalam pertandingan itu PPSM Sakti kalah telak 4-0.Gol Persiba di cetak oleh Seto Nurdiyantoro menit 15,Ezequel Gonzalez menit 25 dan 65 serta satu gol lagi oleh Slamet Nurcahyo.Tampak dalam pertandingan itu permainan PPSM Sakti tidak berkembang.Tapak sekali tidak ada pressing terhadap pemain lawan.Dalam Tour Simo Lodro kali ini sempat terjadi insiden memalukan, yaitu suporter saling berkelahi sendiri.....sungguh memalukan.!semoga kedepannya masalah ini menjadi perhatian pengurus.
Hasil pertandingan lain:
PERSIS 0-0 PERSIKAB
PRODUTA 2-0 PSIS
PERSIKAD 2-1 DELTRAS
PERSIKOTA 3-2 MITRA KUKAR

PPSM Bertekad Curi Angka di Yogyakarta

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Kamis, Desember 03, 2009

Rabu, 02 Des 2009 18:28:32 WIB | Oleh : Hari Atmoko ANTARA - PPSM Sakti Kota Magelang, Jawa Tengah, bertekad mencuri poin saat bertanding di kandang lawan pada lanjutan Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2009-2010.
"Lini tengah yang selama ini masih lemah sudah kami perkuat dengan masuknya pemain asal Kamerun, Nicholas Djone, itu sebagai salah satu upaya kami untuk mencuri poin saat bertanding di kandang lawan," kata Manajer PPSM Sakti, Salafuddin, di Magelang, Rabu.

PPSM akan mengikuti lanjutan kompetisi itu di kandang lawan dengan melawan PERSIBA BANTUL pada 4 Desember 2009 dan PRO DUTA pada 7 Desember 2009.

Pada laga perdana 25 November 2009, PPSM bermain imbang 0:0 melawan Persidafon, Dofonsoro, Papua dan 28 November 2009 menang 2:1 melawan Gresik United (Gresik). Kedua laga itu berlangsung di kandang sendiri yakni di Stadion Abu Bakrin, Kota Magelang.

Ia menyatakan, optimistis mampu mengalahkan Produta dan Persiba pada pertandingan mendatang dengan menyebut Djone sebagai koki yang baik dan mampu memasak serta membagi serangan untuk mendapatkan gol bagi tim dengan julukan Simolodra itu.

Saat pertandingan uji coba PPSM melawan dua kesebelasan itu sebelum kompetisi dimulai, katanya, PPSM menujukkan keunggulan atas lawannya itu.

Saat pertandingan uji coba, katanya, PPSM menang 2:1 melawan Persiba dan bermain imbang 1:1 melawan Produta.

"Kekuatan mereka sudah kami ukur secara cermat, materi pemain mereka bisa terbaca," katanya.

Ia mengatakan, dukungan suporter tuan rumah kedua lawan itu tidak akan menjadikan Kapten PPSM, Fajar Listyantara dan kawan-kawan turun mental.

"Pemain kami akan tampil secara profesional saat bertanding dimanapun," katanya.

Ia mengatakan, lini depan PPSM ditempati Claudio Martinez dan Riski Novrianto, lini tengah Fajar, Ferdinan A. Sinaga, Nicholas Djone, Agung Trilaksono, dan Imam Sahid Albana, lini belakang Raymond Nsangue, M. Gani Pulhehe, dan Syaiful Imron, sedangkan penjaga gawang Agus Murod Alfarizi.
DI AMBIL DARI www.amtarajateng.com

Pemain Baru PPSM Sakti

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Rabu, Desember 02, 2009

PPSM Sakti resmi merekrut eks pemain Persita Tangerang Nicholas Djone, untuk mengisi kekosongan lini tengah.Diharapkan dengan kehadiran Djone lini tengah menjadi hidup dan berkembang, karena dari 2 pertandingan yang sudah di jalani tampak kalau lini tengah PPSM Sakti tidak berkembang.Sosok pemain pembagi bola di harapkan dapat diperankan oleh Djone.Menurut kabar yang diterima Djone sudah bisa di mainkan saat melawat Persiba Bantul Jumat 4 Desember 2009.