Posted by Agasax | Posted in PPSM Sakti | Posted on Kamis, November 18, 2010
MAGELANG - Menjelang pertandingan kandang pertama menghadapi Persiram Raja Ampat, Papua, Jumat (19/11) mendatang, Sejumlah pemain utama PPSM Sakti Magelang dibekap cidera. Mereka yang cidera tersebut diantaranya, Dillah Appolinaire dan Rinto Sakti.
"Kami berharap para pemain segera sembuh dari cidera sehingga dapat dimainkan dalam laga kandang Jumat," kata pelatih PPSM Sakti, Widiyantoro, Senin (15/11) disela latihan.
Guna mengatisipasi jika mereka tidak dapat dipaksakan untuk bermain dalam laga awal, pelatih yang sudah mengantongi lisensi A itu menyatakan telah mempersiapkan pemain pelapis. Abdul Rahman dapat menggantikan Dillah menjadi striker.
Dikatakan PPSM Sakti terus latihan dengan memfokuskan dalam memperbaiki organisasi penyerangan mengingat dalam partai uji coba yang sudah dilakukan sebelumnya, belum menampakkan hasil yang maksimal. Semisal ketika melawan Persiba Bantul beberapa waktu yang lalu. Anak asuhnya sebenarnya mendapatkan banyak peluang yang seharusnya dapat menciptakan gol.
" Anak-anak masih kurang tenang dalam memanfaatkan situasi sehingga peluang terbuang secara sia-sia. Ketenangan pemain diperlukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal di dalam sebuah pertandingan,’’kata mantan pemain era 90-an itu.
sumber:www.krjogja.com
"Kami berharap para pemain segera sembuh dari cidera sehingga dapat dimainkan dalam laga kandang Jumat," kata pelatih PPSM Sakti, Widiyantoro, Senin (15/11) disela latihan.
Guna mengatisipasi jika mereka tidak dapat dipaksakan untuk bermain dalam laga awal, pelatih yang sudah mengantongi lisensi A itu menyatakan telah mempersiapkan pemain pelapis. Abdul Rahman dapat menggantikan Dillah menjadi striker.
Dikatakan PPSM Sakti terus latihan dengan memfokuskan dalam memperbaiki organisasi penyerangan mengingat dalam partai uji coba yang sudah dilakukan sebelumnya, belum menampakkan hasil yang maksimal. Semisal ketika melawan Persiba Bantul beberapa waktu yang lalu. Anak asuhnya sebenarnya mendapatkan banyak peluang yang seharusnya dapat menciptakan gol.
" Anak-anak masih kurang tenang dalam memanfaatkan situasi sehingga peluang terbuang secara sia-sia. Ketenangan pemain diperlukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal di dalam sebuah pertandingan,’’kata mantan pemain era 90-an itu.
sumber:www.krjogja.com














Comments (0)
Posting Komentar
SILAHKAN TINGGALKAN PESAN