SAKSIKAN PERTANDINGAN UJICOBA ANTARA PPSM MAGELANG VS PERSIBA BANTUL KAMIS 29 DESEMBER 2011 DI STADION MADYA JAM 15.30 WIB

Sukses Mubes Simo Lodro

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Minggu, Januari 31, 2010

Bertempat di gedung Kelurahan Tidar Utara,mubes Simo Lodro sukses dilaksanakan pagi tadi mulai pukul 09.00 wib dengan di hadiri 99% korwil di bawah naungan Simo Lodro.Turur hadir dalam acara itu adalah segenap pemain dan pelatih.Bahkan manajemen PPSM Sakti juga hadir.Dalam mubes Simo Lodro yang pertama ini sempat di bayang-bayangi kegagalan karena minimnya sosialisasi.Tapi akhirnya kekhawatiran itu hilang denganseiring lancarnya jalan mubes.Walaupun masih terdapat sedikit kekurangan.Terkait sismtem pemungutan suara yang kurang rahasia dan minimnya waktu penyampaian visi dan misi calon.


Dalam mubes tadi pagi terpilih secara aklamasi calon incumbent Samsuri.Ternyata setelah 7 tahun memimpin Simo Lodro korwil-korwil masih banyak menaruh kepercayaan pada dedikasi dan loyalitas Pak Samsuri.Adapun perolehan suara detailnya adalah sebagai berikut:
  1. Indriyani:4 suara
  2. Eko Mejing:30 suara
  3. Sri Suwanto:4 suara
  4. Samsuri:97 suara
  5. Budianto:15 suara.

Terlepas dari siapa yang terpilih, tugas berat menanti bagi Pak Samsuri untuk 4 tahun ke depan.Tentunya tantangan ke depan sangat berbeda dari 7 tahun yang telah di lalui selama ini.Jauh beragam dan berat.Untuk itu tentunya warga Simo Lodro tentunya sangat menanti langkah-langkah Pak Samsuri untuk memajukan Simo Lodro ke depannya.Selanjutnya tugas Pak Samsuri adalah untuk membentuk kepngurusan secepatnya, karena sebentar lagi PPSM Akan segera melakoni pertandingan putaran ke dua.

Mubes Simo Lodro Kurang Sosialisasi

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Jumat, Januari 29, 2010

Pelaksanaan mubes Simo Lodro untuk menentukan siapa ketua umum Simo Lodro tinggal 2 hari, tapi sosialisi terhadap mubes itu sendiri di rasa sangat kurang.Banyak para anggota Simo Lodro yang tidak tahu mekanisme pelaksanaan mubes, bahkan jadwalnya saja banyak yang tidak tahu.Hal ini bisa di sebabkan karena kurang sosialisasi.Baik dari panitia mubes atau ketua masing-masing korwil terhadap anggotanya.

Seperti yang di beritakan sebelumnya, mubes Simo Lodro akan di laksanakan Minggu 31 Januari 2010 jam sampai dengan selesai atau maju 15 hari dari jadwal semula.Lalu bagaimana dengan para kandidat ketuanya?Banyak para korwil yang masih belum mengenal atau bahkan tahu siapa itu mereka yang masuk 5 nominasi calon ketua.Sehingga mereka masih bertanya-tanya siapa yang akan mereka pilih.Padahal ini sangat penting untuk menentukan nasib Simo Lodro untuk 4 tahun ke depan.Waktu pelaksanaan mubes yang di percepat juga menjadi kendala sosialisasi mubes.Sekedar informasi 5 kandidat ketua Simo Lodro adalah:
1.Eko Mejing.
2.Samsuri.
3.Budianto.
4.Sri Suwanto.
5.Indriyani.
Untuk 2 teratas mungkin sudah banyak yang tahu, tapi bagaimana dengan yang lain?seharusnya para panitia mubes tanggap akan hal ini.Setidaknya di adakan debat terbuka antar kandidat untuk mengetahui visi dan misi mereka untuk Simo Lodro 4 tahun ke depan atau sekurang-kurangnya ada semacam perkenalan siapa mereka.Dengan begitu para pemegang hak suara tidak kesulitan untuk menentukan pilihannya.Disamping itu juga untuk membuka wawasan tentang calon ketua umum, sehingga meminimalkan terjadinya kesalahan.Selanjutnya baru diadakan penyuluhan tata cara pemilihan Ketua umum, bagaimana proses pemungutan dan peghitungan suara juga wajib di beritahukan.Agar publik dapat melihat kalau mubes kali ini transparan.

Dua Pemain Melamar Jadi Kiper PPSM

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Kamis, Januari 28, 2010

Dua kiper melamar ke PPSM Sakti Magelang yang akan berlaga pada putaran kedua Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia mulai akhir Februari 2010.
"Yang satu bernama Imam, yang satunya lagi saya belum tahu, termasuk klub mereka dari mana," kata Asisten Pelatih PPSM Sakti, Widiantoro, di Magelang, Kamis.

Ia mengatakan, hingga saat ini kedua kiper itu belum mengisi biodata.
Tetapi, katanya, mereka datang dari Jawa Timur dan telah tiba di Magelang, Kamis (28/1) pagi.

Belum lama ini, pihak manajemen PPSM memutuskan mencoret sejumlah pemainnya karena tidak produktif, salah satunya adalah penjaga gawang, Yudha Andhika.

Kiper andalan tim berjuluk "Simo Lodro" itu selama ini adalah Agus Murod.

Ia mengatakan, dua calon pemain baru lainnya yang masih dalam seleksi adalah Modestus Indra Setiawan dan Bambang.

"Tetapi baru Modestus yang direkomendasikan oleh pelatih sedangkan Bambang masih kami lihat perkembangannya," katanya.

Manajer PPSM Sakti, Salafudin, mengatakan, pihaknya masih negosiasi dengan Modestus untuk kontrak bergabung dengan tim itu.

"Kemungkinan dalam minggu ini sudah tercapai kesepakatan kontrak," katanya.

PPSM di urutan empat klasemen sementara Grup II Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2009-2010 dengan mengumpulkan 16 poin dari 11 kali pertandingan pada putaran pertama beberapa waktu lalu(www.antarajateng.com)

Semangat Pemain PPSM Dikeluhkan

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Kamis, Januari 28, 2010

Magelang, CyberNews. Manajer PPSM Sakti Salafudin mengeluhkan semangat para pemain PPSM Sakti usai pencoretan 5 pemain. Jika sebelumnya mereka terlihat ngotot saat latihan, kini semangat mereka mulai kendor.

Seperti diketahui, manajemen PPSM Sakti mencoret Adi Cahyadi, Rastiawan, Bangun Permana, Nur Rochman dan penjaga gawang Yuda Andika karena dinilai tidak menunjukkan kontribusi yang berarti.

"Inilah problema kami. Mereka kemarin sangat bersemangat namun sekarang menurun. Harusnya mereka tetap penuh semangat meski hanya latihan. Ini harus dibenahi," kata Salafudin di sela-sela latihan di Stadion Abu Bakrin, Kota Magelang.

Manajer muda ini mengaku pihaknya belum puas dengan perkembangan para pemain cadangan. Meski sudah dilatih secara keras namun perkembangan mereka belum sesuai harapan. Saat uji coba lawan PSS Sleman beberapa hari lalu, perbedaan kualitas antara pemain utama dan cadangan terlihat mencolok.

"Dua gol yang bersarang di gawang kami murni kesalahan kiper. Bola yang sudah ditangkap mudah lepas sehingga gampang dimanfaatkan pemain lawan. Jika terjadi dalam pertandingan resmi ini sangat berbahaya," kata dia.

Padahal kualitas pemain lapis kedua seharusnya tidak beda jauh dengan pemain utama. Saat ada pemain utama absen, mereka harus bisa mengisi kekosongan posisi yang ada(www.suaramerdeka.com)

Empat Pemain PPSM Dicoret

2

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Rabu, Januari 27, 2010

Magelang, Empat orang dicoret dari line up tim PPSM Skati. Mereka itu antara lain, Adi Cahyadi, Rastiawan, Bangun Permana, Nur Rochman dan penjaga gawang Yuda Andika.

Kepastian pencoretan empat pemain itu diungkapkan Sekretaris PPSM Sakti, Adi Wicaksono. Menurutnya, pencoretan empat orang pemain yang ikut berjuang sejak Divisi I itu sudah melalui pertimbangan antara pelatih dan manajeman.

"Selama putaran pertama Divisi Utama keempat pemain itu tidak menunjukkan kontribusinya terhadap tim. Pihak manajeman sudah memberikan kesempatan pada mereka, namun tak digunakan dengan baik sehingga kami harus memutuskan kontrak di jeda kompetisi," katanya.

Dikatakannya, manajeman akan memperketat evaluasi pemain, sehingga setiap pemain terukur prestasinya. Jika grafik prestasi pemain menurun tidak menunjukkan kecenderungan meningkat, maka manajeman akan memberi peringatan, jika tak ada kemajuan harus siap didepak.

Manajer PPSM Sakti, Salafudin, mengatakan tim kesebelasan yang dikelolanya tak akan terpengaruh dengan dicoretnya empat pemain itu. Karena selama ini mereka lebih banyak duduk di bangku cadangan.

"Untuk kekurangan pemain kami masih melakukan seleksi, minimal pekan ini sudah bisa diselesaikan dan konsentrasi ke pembentukan tim yang solid sebelum masuk ke laga perdana putaran kedua," katanya.

Mengenai Claudio Martinez, manajemen PPSM Sakti sudah memberi ultimatum agar mampu mencetak gol dan lebih produktif di putaran kedua.(Suara Merdeka)

Mubes Simo Lodro 2010

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Selasa, Januari 26, 2010

Sebentar lagi, atau tepatnya 31 Januari 2010 Simo Lodro akan menggelar hajat besar yaitu Mubes atau musyawarah besar untuk menentukan ketua simo Lodro untuk 4 tahun ke depan.Lebih dari itu mubes ini sangat penting karena untuk menentukan nasib Simo Lodro untuk ke depannya.Adapun nama-nama kandidat untuk bursa ketua Simo Lodro Adalah:
  1. Eko Mejing(Ketua Orange Boys Mejing).
  2. Samsuri(eks Ketua Lama).
  3. Budiyono.
  4. Sri Suwanto.
  5. Indriyani.

Untuk dua nama pertama tentu publik suporter magelang sudah bayak yang mengenal, tapi untuk 3 yang yang terakhir belum banyak publik yang mengenalnya.Lebih dari itu arus bawah menghendaki adanya reformasi dan perbaikan di tubuh Simo Lodro.Karena kedepan tuntutan terhadap Simo Lodro juga semakin berat dan banyak.Salah satu di antaranya menyatukan seluruh korwil/merangkul arus bawah agar tetap bersatu dan menghindari gesekan.Disamping itu kreatifitas suporter juga di tuntut agar semakin meningkat.Bidang korps musik yang selama ini jadi sorotan di harapkan bisa di perbaiki.Manajemen dan administrasi Simo Lodro juga harus di tingkatkan.Karena selama ini soal administrasi cenderung kurang terbuka.Maka dari itu buat seluruh korwil Simo Lodro untuk bisa menggunakan hak pilihnya, karena sangat menetukan nasib suporter Magelang ke depannya.Reformasi bukan revolusi....!!!!!

PPSM Genjot Latihan Taktik dan Strategi

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Selasa, Januari 26, 2010

Setelah pekan lalu fokus pada latihan fisik, pekan ini PPSM Sakti beranjak pada latihan penerapan taktik dan strategi. Teknis permainan yang baru itu akan dipergunakan Skuad Simolodro menghadapi laga kompetisi putaran kedua.
"Kami lebih mengaktifkan koordinasi pemain di lini tengah. Kami menginginkan ada pemain-pemain yang muncul dari second line sehingga pola serangan tidak selalu mengandalkan striker. Yang terpenting pemain harus jeli melihat kekurangan lawan untuk menggempur pertahanan mereka," kata Asisten Pelatih PPSM, Widiantoro.

Pola permainan seperti itu, menurutnya, selama ini sudah dikembangkan oleh Ghani Pulhehe dan kawan-kawan, tapi terkadang kurang konsisten. Strategi itu dapat menjadi taktik jitu saat pola serangan monoton yang tak juga membuahkan hasil.
"Dengan mengasah taktik dan strategi seperti itu harapkan pola serangan yang dilancarkan pun lebih variatif, sehingga bisa mengecoh pemain belakang lawan juga dengan mudah mendikte lawan," katanya(www.suaramerdeka.com)

PPSM Sakti Tahan Imbang PSS Sleman

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Selasa, Januari 26, 2010

Kesebelasan PPSM Sakti berhasil menahan imbang tuan rumah PSS Sleman 2-2 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (23/1). PPSM yang sempat 2 kali unggul harus puas dengan hasil imbang setelah kiper PPSM melakukan blunder fatal.
Blunder ini tergolong memalukan mengingat tendangan pemain PSS sebenarnya lemah. Namun bola yang sudah ditangan kiper uji coba ini tiba-tiba lepas dan masuk ke dalam gawang sendiri. Padahal selama pertandingan PPSM yang bertindak sebagai tamu mampu menguasai jalannya pertandingan.

Dilihat dari ball positition maupun shot on gol, PPSM Sakti jelas unggul. PPSM yang menerapkan tiga formasi berbeda berhasil memimpin pada menit 20 lewat gelandang energik Agung Trilaksono. Namun PSS yang tak ingin dipermalukan di hadapan pendukungnya segera membalas.
PPSM mampu unggul lagi pada menit 65 lewat striker asal Chile Claudio Martinez. Sayangnya, hasil akhir tak memihak tim tamu akibat gol bodoh kiper PPSM. Meski hanya imbang, namun skuad Simolodro tidak kecewa.

Pasalnya, selain hanya pertandingan ujicoba, partai ini juga dimaksudkan untuk menjajal pemain cadangan dan pemain ujicoba. Seperti diketahui, PPSM tengah mencari sejumlah pemain untuk posisi striker, gelandang, pemain belakang dan kiper.
“Kami tak melihat hasil pertandingan karena yang terpenting bagi kami adalah bisa menjajal pemain baru dan sekaligus memberi kesempatan pemain cadangan unjuk gigi. Kami cukup puas dengan pertandingan ini,” ujar Asisten Pelatih PPSM Sakti Widiantoro kepada Suara Merdeka CyberNews, Minggu (24/1) sore.

Piala Indonesia Dimulai Maret

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Sabtu, Januari 23, 2010

Tidak lagi menggunakan nama Copa Dji Sam Soe, kompetisi Piala Indonesia akan digelar mulai pertengahan Maret. Turnamen diikuti 32 tim, terdiri atas 18 klub Liga Super Indonesia (LSI), 12 tim Divisi Utama, dan dua finalis Divisi I dengan format home tournament yang disebar di delapan kota.

"Babak 32 Besar hingga 8 Besar akan dilaksanakan dari Maret hingga awal Juni. Semifinal serta final sesudah Piala Dunia," tutur CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono dalam pertemuan dengan wartawan di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (19/1).

Babak 32 Besar akan dibagi dalam delapan grup. Dua grup akan diisi tiga klub LSI, sedangkan enam grup lainnya diisi minimal dua klub LSI.

Setiap laga grup akan digelar di delapan kota berbeda, dengan Jayapura dan Palembang sudah pasti menjadi tuan rumah, karena keduanya finalis tahun lalu.

Babak 16 dan 8 Besar juga masih menggunakan format home tournament dan akan digelar di empat kota. Itu pun melalui proses bidding.

Untuk semifinal dan final, PT Liga Indonesia akan menyeleksi sendiri empat kota tersedia, yaitu Solo, Malang, Bandung, dan Jakarta.(galamedia)

Ujitanding PPSM-PSS Jadi Penentu Martines

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Jumat, Januari 22, 2010

Uji tanding antara PPSM Sakti Magelang melawan PSS Sleman menjadi ajang penentu bagi Claudio Martines untuk tetap memperkuat Tim "Simo Lodro" itu atau paling tidak pada putaran kedua Kompetisi Divisi Utama mendatan
Manajer PPSM Sakti, Salafudin, di Magelang, Jumat, mengatakan, ujitanding itu rencananya di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Yogyakarta pada Sabtu (23/10).

Tim pelatih PPSM yang dipimpin Yusak Sutanto, katanya, akan melihat secara seksama perkembangan terakhir para pemain terutama yang tidak menonjol selama laga putaran pertama lalu.
"Salah satunya adalah penyerang, Martines. Kami punya empat striker tetapi selama putaran pertama hanya dia yang belum mencetak gol," katanya.

Tiga striker lainnya yang telah menghasilkan gol selama 11 kali pertandingan adalah Risky Novriansyah sebanyak enam gol, Feri Setiawan dan Supri Andrianto masing-masing satu gol.

Jika permainan Martines tidak mengalami perkembangan terutama saat ujitanding itu, katanya, kemungkinan besar dia bakal dicoret dari PPSM. Putaran kedua kompetisi itu rencananya dimulai akhir Februari 2010.

Ia mengatakan, ujitanding juga untuk mengetahui permainan para calon pemain baru yang sedang seleksi untuk bergabung dengan PPSM.

Salah satunya, katanya, Modestus Indra Setiawan, mantan pemain Persikad Depok dan PSIS Semarang.

"Kemungkinan besar dia di lini tengah berduet dengan Nikolas Djone," katanya.

Pada kesempatan itu ia menyatakan tidak selayaknya dirinya menyebut pemain PPSM yang akan diturunkan pelatih saat menghadapi ujitanding melawan PSS itu.

"Itu wewenang pelatih, tetapi kami mengharapkan beberapa pemain cadangan selama ini, bisa diturunkan, sekaligus untuk melihat perkembangannya, kalau ternyata jelek, tentu akan kami evaluasi," katanya.

Kejelasan tentang pemain yang dicoret dari PPSM, katanya, pada Tanggal 26 Januari 2010 bersama waktunya dengan pengiriman daftar pemain PPSM untuk putaran kedua kepada PT Liga Indonesia.

PPSM berada di urutan empat klasemen sementara Grup II Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2009-2010 dengan mengumpulkan 16 poin dari 11 kali pertandingan(www.antarajateng.com)

Pelatih PPSM Rekomendasikan Modestus

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Jumat, Januari 22, 2010

Pelatih PPSM Sakti Magelang, Yusak Sutanto, menyatakan siap merekomendasikan Modestus Indra Setiawan kepada pihak manajemen untuk bergabung dengan tim itu guna menghadapi putaran kedua Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia mendatang.
"Setelah melihat kemampuan individu dan kerjasama tim, baru kami berani merekomendasikan," kata Yusak Sutanto di Magelang, Rabu.

Modestus adalah mantan pemain Persidak Depok yang saat ini sudah menjalani tahap awal latihan bersama dengan PPSM Sakti guna menghadapi putaran kedua kompetisi yang rencananya mulai awal Februari 2010. Latihan bagi Modestus sekaligus sebagai proses seleksi atas dirinya untuk bergabung dengan tim berjuluk "Simo Lodro" itu.

Ia mengaku, sudah mengukur kebutuhan timnya untuk turun di laga putaran kedua kompetisi.

"Tentu diharapkan Modestus akan melengkapi kekuatan kami terutama untuk gelandang," katanya.

Hingga saat ini, katanya, pemain itu belum resmi kontrak bergabung dengan PPSM tetapi masih negosiasi dengan pihak manajemen.

Manajer PPSM Sakti, Salafudin, menyatakan membenarkan bahwa pihaknya sedang proses negosiasi dengan Modestus.
"Baru dia yang mendekati untuk tanda tangan kontrak, untuk menempati posisi lini tengah," katanya.

Ia mengatakan, sejumlah pemain yang pada putaran pertama tidak produktif akan dicoret dari PPSM.

Ia tidak menyebut nama sejumlah pemain yang akan dicoret dari tim itu.

"Kejelasan nama-nama yang dicoret, nanti tanggal 26 Januari 2010, bersama waktunya dengan pengiriman daftar pemain kepada PT Liga Indonesia di Jakarta," katanya(www.antarajateng.com)

PPSM Incar Pemain Divisi I

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Sabtu, Januari 16, 2010

PPSM Sakti Magelang mengincar sejumlah pemain dari tim yang berlaga di Divisi I dalam rangkaian perombakan tim kebanggaan masyarakat Kota Magelang itu guna menghadapi putaran kedua Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia."Mereka harus tetap menjalani seleksi, kalau lolos akan menggantikan beberapa pemain yang selama putaran pertama tidak berkembang dan kontribusinya minim," kata Manajer PPSM Sakti, Salafudin, di Magelang, Jumat.

PPSM telah menyelesaikan laga putaran pertama kompetisi itu pada 9 Januari 2010.

Pada kesempatan itu ia tidak menyebut sejumlah pemain PPSM yang akan dipulangkan.

Ia mengakui, saat ini kesulitan mendapatkan pemain matang untuk turun di Divisi Utama dengan bergabung di PPSM.

Hingga saat ini, katanya, pihaknya telah mengincar sejumlah nama pemain untuk bergabung dengan PPSM seperti Parjono (Persipur Purwodadi), Toris Nugroho (mantan penyerang PPSM ketika di Divisi I), dan Husein (Persikad Depok).

"Jika mereka lolos seleksi, Parjono ditempatkan di sayap sedangkan Toris dan Husein, keduanya di posisi penyerang," katanya.

Ia mengatakan, kemungkinan salah satu di antara tiga penyerang PPSM saat ini akan dipulangkan karena tidak produktif selama berlaga pada putaran pertama. Ia tidak menyebut nama seorang pemain PPSM itu.

Menurut rencana, katanya, seleksi pemain baru PPSM akan dimulai sekitar minggu depan.

Laga putaran kedua kompetisi rencananya dimulai akhir Februari 2010.

Ketua Umum PPSM Sakti, Fahriyanto, menyatakan perlunya evaluasi tim secara terarah dan terukur sehingga bisa tampil lebih baik saat putaran kedua mendatang.

"Sehingga bisa menang di kandang sendiri dan syukur menang di kandang lawan atau minimal imbang saat di kandang lawan," katanya.

Perombakan pemain, katanya, harus melalui seleksi yang baik dengan keputusan akhir tentang kelayakan seorang pemain di tangan pelatih, Yusak Sutanto(antarajateng.com)

PPSM Akan Ganti Sejumlah Pemain

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Kamis, Januari 14, 2010

 Manajemen PPSM Sakti Magelang akan mengganti sejumlah pemain yang selama putaran pertama Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia tidak mengalami perkembangan.

"Mereka akan diganti berdasarkan hasil rapat evaluasi bersama perangkat tim lainnya dan menunggu hasil tes fisik yang rencananya akhir minggu ini," kata Manajer PPSM Sakti, Salafudin, di Magelang, Rabu.

PPSM Sakti sudah menyelesaikan putaran pertama kompetisi itu pada Senin (8/1) dan selajutnya menyiapkan diri menghadapi putaran kedua yang rencananya dimulai akhir Februari 2010.

Ia tidak menyebut secara detil jumlah pemain yang akan dipulangkan itu karena relatif sedikit memberikan kontribusi kepada tim dengan julukan "Sima Lodro" itu pada putaran pertama.

Kemungkinan, katanya, empat atau lima pemain yang selama ini berada di posisi penyerang, sayap, pertahanan, dan kiper akan diganti.

Pada kesempatan itu ia menyatakan belum bisa memastikan kemungkinan mantan penyerang PPSM saat kompetisi Divisi I lalu, Toris, dan sejumlah pemain Persikad Depok, tim yang mendapatkan diskualifikasi dari PSSI, bergabung ke PPSM.

"Kini makin banyak pemain yang ingin bergabung dengan PPSM. Ini akan membuat leluasa pelatih untuk memilih," katanya.(antarajateng.com)

SUPER EKSKLUSIF Sergio Van Dijk: Impian Saya Pada Debut Indonesia Adalah Membobol Gawang Manchester United

2

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Rabu, Januari 13, 2010

Inilah yang ditunggu-tunggu selama ini. GOAL.com akhirnya sukses mewawancarai Sergio van Dijk secara eksklusif, setelah mengejar striker Queensland Roar itu selama satu pekan terakhir.

Sergio van Dijk - Queensland Roar - Finals Series A-League (a-league.com.au)
Maklum saja, Sergio sedang sibuk membantu timnya di Seri Final Liga Utama Australia (A-League Finals Series). Lampu hijau akhirnya diberikan oleh klubnya tadi malam pukul 21:00 waktu Brisbane (18:00 WIB).

Melalui percakapan via telpon seluler dengan pemimpin redaksi GOAL.com Indonesia Bima Prameswara Said, Sergio berbicara dengan nada tegas dan sangat ramah, ketika asyik beristirahat di kediamannya di kota Brisbane, Australia. Wawancara yang berlangsung selama 38 menit, 7 detik ini kami sajikan sepenuhnya, seutuhnya dalam dua bahasa - perhatikan huruf-huruf miring adalah dalam bahasa Inggris.

GOAL.com: Hi Sergio. Apa kabar? [How are you?]

SERGIO VAN DIJK: Kabar baik. Terima kasih. [I am fine. Thank you.]

GOAL.com: Bagaimana kemampuan Anda berbahasa Indonesia? Apakah Anda menginginkan wawancara ini dalam bahasa Inggris atau Indonesia?

How is your Bahasa Indonesia? Would you like this interview in English or Indonesian?

SERGIO: Kalau saya pergi ke Indonesia, saya lebih banyak menggunakan bahasa Indonesia, tapi saya terakhir ke sana lebih dari dua tahun lalu, jadi saya sudah lama tidak berbicara dalam bahasa Indonesia. Di rumah bersama nenek saya [di Belanda], kami menggunakan dialek yang berbeda. Demi kelancaran wawancara ini, mungkin ada baiknya kita berbicara dalam bahasa Inggris.

Most of the time when I go to Indonesia, I will speak with my family in Indonesian, but I have not spoken the language since the last time I went there, which was over two years ago. When I am at home with my grandmother [in the Netherlands], we speak in another dialect. So for this interview to run smoothly, perhaps we could do it in English.

GOAL.com: Tidak ada masalah. Saya akan mulai dengan pertanyaan besar pertama. Benarkah Anda ingin membela tim nasional Indonesia?

No problem. I will start with the first, big question. Is it true that you want to play for the Indonesian national team?

SERGIO: Ya, itu benar. Tahukah Anda? Saya selalu memikirkannya. Tim nasional Belanda adalah untuk pemain yang memperkuat klub raksasa, seperti Arsenal, Barcelona dan Real Madrid. Bagi saya, hal itu tak bisa direalisasikan lagi sekarang, karena saya sudah berusia 26 tahun. Tapi itu bukan alasan utama saya ingin bermain untuk Indonesia. Saya memiliki ikatan kuat di sana, dengan latar belakang saya dan budaya Indonesia.

Yes that is true. You know, I always thought about it. The Dutch national team is for players who are with a really big club, like Arsenal, Barcelona and Real Madrid. As for me, that is not a reality now that I am 26 years old. But that is not the main reason why I want to play for Indonesia. I have a strong bond there, with my Indonesian background and culture.

GOAL.com: Tapi kenapa Anda baru memutuskan untuk menyatakannya sekarang? Kenapa tidak dari dulu?

But why did you decide to bring it up now? Why didn't you say all this years ago?

SERGIO: Karena dulu saya mendengar sedikit hal tentang sepakbola Indonesia dan para pemainnya, jadi sulit bagi saya untuk menjangkau sepakbola Indonesia dan melihat gambaran yang lebih luas. Saya tidak tahu ke mana harus pergi, jadi saya sempat berpikir bahwa saya tidak memiliki peluang. Saya tidak tahu siapa yang harus dihubungi, saya tidak tahu bagaimana caranya masuk ke tim Indonesia. Tapi sekarang saya sudah dekat ke Indonesia, jadi saya pikir akan lebih mudah bagi saya dan saya berharap pers bisa membantu.

Because back then we never heard anything much about Indonesian football or even the players, so it was difficult for me to reach out and see the bigger picture. I did not know where to go so I felt there was no chance for me. I did not know who to contact, I did not know how to get to the Indonesian team. But now that I am closer to the country, I think it will be easier for me and I hope that the press pick things up.

GOAL.com: Apakah Anda ingin bermain untuk Indonesia hanya karena Anda tidak bisa lagi menembus tim nasional Belanda?

Is it your desire to play for Indonesia only because you can no longer make the Dutch national team?

SERGIO: Tidak, tidak sama sekali. Saya mengatakan sebelumnya, saya memiliki koneksi yang bagus dengan latar belakang saya sebagai orang keturunan Indonesia. Nenek saya berasal dari Magelang, dan kakek saya dari Saparua, Maluku. Kami masih mempunyai saudara-saudara di Maluku dan Jakarta. Di Belanda, saya selalu bersama anggota keluarga saya dari Indonesia. Ini merupakan ikatan yang kuat, jadi bermain untuk Indonesia adalah suatu kehormatan.

No, not at all. As I said earlier, I really have a good connection with my Indonesian background. My grandmother is from Magelang [Central Java], and my grandfather is from Saparua, Maluku. We still have family members in Maluku and Jakarta. In Holland, I am always with my Indonesian family. It's a strong bond, so playing for Indonesia would be an honour.

GOAL.com: Saat ini Indonesia kekurangan power di lini depan dan rekor mencetak gol sangat minim. Jutaan fans berharap Anda menjadi sumber utama gol-gol Indonesia. Apakah Anda siap dengan beban seperti itu?

At the moment Indonesia seem to lack power up front and have a drought goalscoring record. Millions of fans are hoping to see you become the main source of goals for Indonesia. Are you ready for such a burden?

SERGIO: Ya, tentunya. Saya selalu berupaya melakukan yang terbaik dan menunjukkan kemampuan saya, jadi ini merupakan tekad yang besar dan saya tidak tahu sejauh mana keinginan saya bisa tercapai dan saya tidak tahu banyak tentang peraturan [dalam sepakbola Indonesia]. Saya tidak merasakan tekanan apapun, saya hanya ingin memenuhi hasrat saya. Orang-orang akan langsung berharap saya mencetak gol banyak, itu hal yang normal dan saya berusaha melakukan yang terbaik di manapun saya berada.

Yeah of course. I always want to do my best and show what I'm capable of, so it's a huge desire of mine and I don't know how far this can be accomplished and I don't know much about regulations [in Indonesian football]. I do not feel any pressure, I just want to fulfil my desire. Straight away people will hope I score goals, that's normal and I try to do my best anywhere I am.

GOAL.com: Hingga sekarang, apakah salah seorang dari PSSI atau klub lokal Indonesia telah menghubungi Anda?

Up until now, has anyone from the Indonesian FA or a local Indonesian club contacted you?

SERGIO: Tidak.

No.

GOAL.com: Warganegara Anda adalah Belanda. Ketua umum PSSI [Nurdin Halid] meminta pemain-pemain di luar negeri untuk menjadi warganegara Indonesia supaya memenuhi syarat untuk bermain dalam skuad timnas. Apakah Anda siap untuk menjadi WNI?

Your nationality is Dutch. The Indonesian FA chief [Nurdin Halid] has asked that players abroad must hold Indonesian citizenship in order to qualify to play for the squad. Are you ready to become an Indonesian citizen?

SERGIO: Ya, kami belum meninjau sejauh itu tapi saya ingin mendapatkan tempat di Indonesia. Pertama, saya harus meneliti segala kemungkinan karena hal itu penting buat saya. Sekarang saya mempunyai keluarga, dalam waktu dekat ini pacar saya Laura akan melahirkan anak pertama kami, pada bulan Mei. Jadi saya tidak bisa lagi memikirkan diri sendiri. Saya harus memikirkan konsekuensi untuk saya, sepakbola saya dan juga kehidupan keluarga saya. Belanda adalah tempat kelahiran saya dan tempat saya dibesarkan, jadi ini bukan keputusan mudah. Saya harus berpikir jernih.

Yeah, we didn't do research that far but I will like to try to get my place in Indonesia. First I have to do research on that because it's important for me. I have a family now, soon my girlfriend Laura will give birth to our first child, in the month of May. Therefore I can no longer think for myself. I have to think about consequences for me, for my football and my family life. The Netherlands is where I came from, where I was born and grew up in, so it's not an easy choice. It's something I must think clearly.

GOAL.com: Apakah kewarganegaraan ganda akan lebih mudah buat Anda?

Would a dual citizenship make things easier for you?

SERGIO: Ya, kewarganegaraan ganda pastinya akan lebih mudah.

Yes, a dual citizenship would certainly make things easier.

GOAL.com: Anda sekarang berusia 26 tahun. Apakah suatu saat nanti, Anda dapat mempertimbangkan untuk memperkuat salah satu klub Superliga Indonesia?

You are now 26 years old. Would you consider playing for an Indonesia super league club later in your career?


SERGIO: Hahaha. Sewaktu-waktu dari Belanda, saya akan pergi ke Indonesia untuk berlibur. Biasanya saya akan ke Bali, Maluku dan Jakarta. Saya ke sana terakhir kali sekitar dua tahun lalu untuk berlibur, dan saya mellihat Indonesia mengalahkan Jamaika [dua gol Bambang Pamungkas, Indonesia menang 2-1 pada 21 Juni 2007]. Saya ditanya oleh salah satu saudara, apakah Anda ingin bermain di Indonesia? Saya jawab ya, mungkin suatu saat bisa tercapai. Masalahnya, saya tidak memiliki kontak, saya tidak memperoleh informasi tentang sepakbola Indonesia.

Hahaha. Time to time from the Netherlands, I would go to Indonesia on holidays. Usually I would go to Bali, Maluku and Jakarta. I went there about two years ago on holiday, and I saw Indonesia beat Jamaica in Jakarta [two goals from Bambang Pamungkas, Indonesia won 2-1 on 21 June 2007]. I was asked by someone in my family, would you like to play in Indonesia? I said yes, perhaps that is a possibility. The problem is, I don't have contacts, not much information about Indonesian football.

GOAL.com: Anda mengenal siapa saja yang bermain bagus di timnas Indonesia?

Who are you familiar with that you think play well in the Indonesian team?

SERGIO: Saya mengenal Bambang [Pamungkas], kemudian ada Elie Aiboy. Ada satu pemain lagi tapi saya lupa namanya, bisa bantu?

I'm familiar with Bambang [Pamungkas], and then there's Elie Aiboy. There's also one other player. I forgot his name buat can you help me?

GOAL.com: Budi Sudarsono? [Talaohu Abdul] Musyafry? Boaz Salossa?


SERGIO: Ah, ya itu dia, Boaz. Dia pemain yang sangat bagus. Saya bertemu dia di Jakarta dan saya dapat tandatangannya untuk selendang (scarf) Indonesia punya saya. Hahaha.

Ah, yes. Boaz. He is a very good player. I met him in Jakarta and I got him to sign my Indonesian scarf. Hahaha.

GOAL.com: Dalam pertandingan melawan Australia, menurut Anda apa saja yang perlu diperbaiki dalam timnas Indonesia?

In the match against Australia, what do you think needs to improve for the Indonesian team?

SERGIO: Saya pikir Indonesia mampu bermain sangat cepat dan gaya permainannya positif. Tapi saya pikir kekurangannya adalah mencetak gol, dan pemain-pemain Indonesia rata-rata tidak memiliki postur badan tinggi. Tapi selama dua tahun terakhir sejak pertandingan melawan Jamaika, saya melihat banyak peningkatan. Sepakbola nasional dituntut untuk mencetak gol banyak, dan jika saya bermain untuk tim ini, saya bisa bantu karena saya pikir mereka akan mendapatkan tambahan tenaga di depan.

The thing is, Indonesia has a lot of speed and they can play quickly. I think they have a positive playing style. But I think what they are missing is the goal scoring and Indonesians don't have many tall people. But during the past two years since the Jamaica match, I notice they really improved. National football is all about scoring goals and if I can play in the team, I can help because I think they will have an extra option up front.

GOAL.com: Mohon ceritakan sedikit tentang kisah perjalanan Anda ke Australia.

Please tell me a bit about how you got to Australia.

SERGIO: Dalam sepakbola, semuanya harus ada koneksi, dan juga bagaimana bagusnya Anda bermain. Queensland Roar didirikan oleh orang-orang Belanda pada tahun 1960-an, dan mereka memiliki koneksi di Belanda dan bertanya-tanya tentang pemain yang tersedia. Saya ke sana untuk diuji selama tiga minggu. Setelah satu pekan, mereka memberitahu saya bahwa mereka ingin mempertahankan saya.

In football, everything is about connections and how well you play. Queensland Roar were originally formed by Dutch people. The club were built by Dutch immigrants in Australia in the 1960's and they have connections in the Netherlands and asked around for players. I went for a trial for three weeks. After one week, they told me they would like to keep me.

GOAL.com: Apakah Anda ingin kembali bermain di Eropa di masa mendatang?

Do you still want to return and play in Europe in the future?

SERGIO: Saya ingin bermain di manapun saya bisa. Anda tak pernah tahu bagaimana masa depan saya. Saya melakukan semua hal satu per satu dan melihat segala kemungkinan, semuanya tentang kesempatan yang ada. Saya akan senang untuk melihat peluang saya di negara lain, dengan budaya yang berbeda.

I want to play wherever I can. You never know where my future will end up. I take things one step at a time and look at all possibilities, the game is all about opportunities. I would love to look at chances in other cultures, in other countries.

GOAL.com: Hal-hal apa saja yang Anda ketahui secara luas tentang Indonesia? Budaya, tempat-tempat, makanan?

What things do you know well about Indonesia? Culture, places, food?

SERGIO: Saya mencintai makanan Indonesia. Nenek saya biasanya memasak nasi goreng, dengan sayur buncis, beliau memasak banyak makanan Indonesia - sate ayam, sate babi, saya sungguh menyukainya. Saya juga tahu bahwa Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar, pulaunya ada ribuan. Ayah saya orang Belanda, tapi ingin tinggal di Indonesia. Ketika kami ke Indonesia, beliau tidak ingin pulang. Kami punya rumah kecil di Bali dan mereka ingin tinggal di sana. Saya memiliki pengetahuan yang sewajarnya tentang Indonesia. Kami melihat sejarah dan budaya Indonesia, dan semuanya membuat saya sangat bangga.

I love Indonesian food. My grandmother usually cooks nasi goreng [fried rice], with sayur buncis [stringbean], she cooks a lot of Indonesian meals - sate ayam [chicken satay], sate babi [pork satay], I really like it. I also know that Indonesia is the most populous muslim country, has thousands of islands. My dad is Dutch but he wants to live in Indonesia. When we came to Indonesia together, he didn't want to go back home. We have a small house in Bali and they want to live there. I have a fair knowledge of Indonesia. We look at the history and culture in Indonesia and it is something I am extremely proud of.


GOAL.com: Anggota keluarga yang masih di Jakarta ada siapa saja?

Which family members do you have that are currently living in Jakarta?

SERGIO: Saya mempunyai famili dari sisi nenek saya. Ibunya meninggal dunia beberapa tahun lalu di Bandung. Kakak-adik nenek saya masih di Jakarta. Sebenarnya, nenak saya ke sana tiga minggu lalu. Adik laki-laki nenek saya, Paul, mempunyai afiliasi dengan asosiasi tenis Indonesia.

I have family from my grandma's side. Her mom passed away a few years ago, she lived in Bandung. My grandma's brothers and sisters are still in Jakarta. Actually my grandma was there three weeks ago. My grandmother's younger brother, Paul, is affiliated with Indonesia's tennis association.


GOAL.com: Anda butuh waktu untuk beradaptasi dengan Queensland Roar, dari satu gol dalam sepuluh laga, kemudian sepuluh gol dalam sepuluh laga. Apa rahasia Anda untuk menjadi striker yang sukses?

It took you a while to adapt with Queensland Roar, from one goal in ten matches, then ten goals in ten matches. What is your secret to being a successful striker?

SERGIO: Saya selalu yakin saya bisa cetak gol banyak. Setiap striker, dari level manapun, bahkan Ruud van Nistelrooy, mengalami periode di mana mereka tidak cetak banyak gol, tapi ada saat-saatnya di mana mereka mencetak banyak gol. Beberapa saat setelah saya terbiasa di Australia, di sini cuacanya beda, kadang sangat panas, saya kembali mendapatkan keyakinan, dan seterusnya bermain sebaik mungkin. Sekarang saya sudah mencetak 12 gol dalam 21 pertandingan.

I always know that I can score goals. Every striker, no matter what level, even Ruud van Nistelrooy, have periods where they don't score a lot, but then have times where they do score a lot. After a while when I get used to living in Australia, here the climate is different, sometimes very humid, I regained my confidence. As you know, I had no holidays after being with FC Emmen from Dutch competition to Queensland. So I was very tired at first, but then I became confident, and went on and on. Now I have scored 12 goals in 21 games.

GOAL.com: Pelatih Indonesia Benny Dollo telah memasukkan daftar 50 pemain ke AFC untuk kualifikasi Piala Asia 2011. Bagaimana perasaan Anda terhadap hal ini? Apakah Anda merasa daftar itu bisa berubah?

Indonesia coach Benny Dollo already submitted a list of 50 players to AFC for the Asian Cup 2011 qualifiers. How do you feel about this? Do you think that list can change?

SERGIO: Ya, saya akan senang bila semuanya bisa diatur. Jika saya bisa bermain untuk Indonesia, saya akan sangat senang. Lebih cepat akan lebih baik. Jika saya bisa main di kualifikasi Piala Asia, itu lebih baik. Kalau tidak, saya bersedia menunggu. Jika kemungkinan itu ada, saya akan senang sekali.

Yeah I would like that if everything can be arranged. If I play for Indonesia, I can be very happy. The sooner the better. If I can play in the Asian Cup qualifiers, that would be better. Otherwise, I can wait. If the possibility is there, I am going to be extremely happy.

GOAL.com: Klub apa saja yang Anda dukung?

Which clubs do you support?

SERGIO: Di Inggris, saya dukung Arsenal karena [Robin] van Persie memberikan banyak kepada tim. Di Spanyol, saya mendukung Real Madrid karena banyak pemain-pemain Belanda di sana.

In England I support Arsenal because [Robin] van Persie brings so much to the team. In Spain, I support Real Madrid because they have lots of Dutch players in the team.


GOAL.com: Skuad Indonesia baru memainkan laga kualifikasi berikutnya pada November di kandang Kuwait, tapi Benny Dollo sudah menyiapkan beberapa ujicoba sebelum pertandingan tersebut. Salah satu di antaranya adalah melawan Manchester United di Jakarta pada 24 Juli. Bagaimana perasaan Anda jika melakukan debut Indonesia pada hari itu, lalu mencetak gol ke gawang Edwin van der Sar?

The Indonesian squad will not play their next qualifier until November, but Benny Dollo has lined-up a few friendlies until that next match at Kuwait. This includes a Manchester United friendly tour in Jakarta on July 24. How would you feel if you score against Edwin van der Sar in your Indonesian debut?

SERGIO: Ya tentunya, hahaha. Saya akan merasa sangat gembira, pertama karena saya senang bisa bermain untuk Indonesia, kemudian mencetak gol melawan kiper nomor satu Belanda adalah hal yang menakjubkan. Saya rasa hal itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan!

Yeah of course, hahaha. I would feel very great, first because I am happy that I am playing for Indonesia, then to score against the number one Dutch keeper would be a great feeling. It would be a dream come true!

GOAL.com: Ibu Anda menamakan Anda setelah pemain favoritnya di Piala Dunia 1982: bintang Brasil Serginho Chulapa, atau dikenal juga dengan nama Sergio Bernardino. Seberapa besar pengaruh orangtua terhadap karir Anda?

Your mother named you after her favourite player in World Cup 1982: Brazilian star Serginho Chulapa, also known as Sergio Bernardino. How much influence does your parents have on your career?

SERGIO: Ya, ayah saya adalah pemain yang sangat bagus di Belanda, tapi tak pernah menjadi pemain profesional. Ia dibesarkan untuk 'bernafas' sepakbola. Kami selalu bermain di sekolah, di rumah, dan saya dilatih oleh ayah saya. Mereka tak pernah memaksa kami. Saya dan adik saya, setahun lebih muda dari saya, selalu bermain. Ia bermain di klub amatir karena telah memilih karir lain. Saya dan adik saya selalu berlatih. Ibu saya selalu menginginkan saya menjadi pemain profesional dan menjadi yang terbaik. Beliau selalu meminta saya fokus. Beliau mengatakan kepada saya, 'Jika Anda benar-benar menginginkannya, Anda harus menjaga komitmen terhadap permainan ini.'

Yeah, my father was a very good player in the Netherlands but never made professional. He grew up breathing football. We always play at school, at home, and I trained with my dad. They never pushed us. Me and my brother, a year younger than me, always played. He played in an amateur club because he has chosen a different career. Me and my brother always practiced. My mom always wanted me to be a pro and be the best. She always wanted me to focus. She told me, 'If you really want it, you must be committed to the game.'

GOAL.com: Bagaimana optimisme Anda untuk mengangkat trophy bersama Queensland pada akhir bulan ini?

How optimistic are you about Queensland lifting the trophy at the end of the month?

SERGIO: Saya memiliki perasaan yang bagus mengenai musim ini. Saya pikir kami bisa mencapai grand final. Saya menyadari, masih ada pertandingan leg kedua di kandang kami melawan Central Coast. Jika kami mempertahankan keunggulan 2-0 [dari pertemuan pertama], kami masih ada final preliminary yang harus dimenangkan untuk tiket ke grand final. Tapi tetap saja saya punya feeling bagus. Kami bisa bermain sepakbola yang sangat baik. Saya berharap untuk mencapai grand final dan memenangkannya, supaya bisa lolos ke Liga Champions Asia. Hasil akhir adalah penting.

I really have a good feeling about this season. I think we can make the grand final. I know still have a second leg match at home against Central Coast, then if we keep our 2-0 victory, we have the preliminary final before the grand final. But still, I have a good feeling. We can play very good football. I hope we can make the grand final and win it, then we qualify for the Asian Champions League. The final result is important.

GOAL.com: Kapan waktu terbaik bagi Anda untuk berkunjung ke Indonesia lagi?

When will be the best time for you to come to Indonesia?

SERGIO: Saya selalu ingin berkunjung ke Indonesia untuk berlibur, tapi sekarang pacar saya sedang hamil. Hari ini kami membahas kemungkinan untuk liburan di Bali. Kami harus menunggu hingga Mei. Saya benar-benar ingin ke sana. Saya harus mengulangi lagi, kami memiliki ikatan yang kuat di Indonesia. Terakhir saya ke sana, saya bisa mengatakan kepada Anda, bahwa saya benar-benar menangis, karena saya memiliki perasaan bahwa tempat saya harus di Indonesia. Saya tidak ingin pulang lagi.

I would
always like to go there for holiday but now my girlfriend is pregnant. Today we talked about going to Bali for a holiday. We will have to wait until May. I really want to go there. I repeat that we have a strong bond in Indonesia. The last time I went there, I can tell you that I really cried, because I have this feeling that Indonesia is where I need to be. I didn't want to go home anymore.

[Pada saat ini, GOAL.com menjelaskan kampanye yang sedang digalakkan supaya PSSI segera mendatangkan Irfan Bachdim dan Sergio ke timnas Indonesia.
Here, GOAL.com explained to Sergio about its ongoing campaign for the Indonesian FA to bring Irfan Bachdim and Sergio to the Indonesian national team.]

SERGIO: Ya, saya juga membaca tentang Irfan di situs Anda. Berita itu membuat saya lebih senang lagi, karena saya ternyata tidak sendirian. Sekarang kami mendapatkan perhatian yang lebih banyak. Intinya, saya punya ikatan kuat dengan Indonesia dan saya benar-benar bertekad untuk membantu sepakbola Indonesia. Mungkin, ada lebih banyak lagi pemain-pemain Indonesia di luar negeri yang bisa bergabung, dan mereka tertarik. Mudah-mudahan Indonesia bisa memperluas koneksinya dengan Eropa. Siapa tahu bisa berhasil. Saya merasa sangat positif terhadap hal ini.

Yeah, I also read about Irfan on your website. That makes me even happier, because I know that I'm not alone. Now there seems to be more attention on us. The main thing is, I have a bond with Indonesia and I want to help with Indonesian football. Maybe more Indonesian players abroad can join, and are now interested to join the Indonesian football team. Hopefully Indonesia can get more connections with Europe. You never know how it goes. I'm feeling really positive about it.

GOAL.com: Apakah Anda bisa menyampaikan pesan khusus untuk para pembaca GOAL.com Indonesia?

Can you say something to GOAL.com readers in Indonesia?

SERGIO: Saya mengharapkan yang terbaik. Mohon pembaca tetap yakin dengan sepakbola Indonesia, karena bisa terus berkembang. Saya berharap sepakbola Indonesia bisa semakin besar. Jika orang-orang tetap percaya diri, saya pikir semuanya akan baik-baik saja dan Indonesia akan tumbuh besar.

I really hope for the best. Just keep faith in Indonesian football because I think it can grow. I hope it gets bigger and bigger. If people keep their confidence, I think everything will be alright and Indonesia can become bigger.

*Bima Prameswara Said, GOAL.com Indonesia



Gabunglah Bersama GOAL.com Untuk Mendatangkan Irfan Bachdim & Sergio Van Dijk Ke Timnas Indonesia

1

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Rabu, Januari 13, 2010

GOAL.com Indonesia ikut-ikutan berkampanye ria di tahun 2009. Tapi dalam hal ini, kampanye kami bertujuan untuk membujuk PSSI supaya segera memanggil Irfan Bachdim dan Sergio van Dijk ke tim nasional senior Indonesia.
Kampanye GOAL.com Indonesia - Irfan Bachdim & Sergio Van Dijk
Melalui wawancara eksklusif GOAL.com, Irfan Bachdim mengungkapkan niatnya untuk membela Merah-Putih suatu saat, jika gelandang FC Utrecht berusia 20 tahun itu gagal menembus timnas Belanda.

"Pilihan yang sulit. Idealnya, saya ingin bermain untuk kedua tim, tapi itu mustahil," kata Irfan. "Saya pernah bermain untuk Indonesia U-23. Tentunya level timnas Belanda lebih tinggi, jadi kalau dilihat dari faktor ini, saya akan memilih Belanda. Tapi, sangat sulit bagi saya menembus timnas Belanda, jadi jika impian itu terlihat mustahil diwujudkan, saya akan senang bermain untuk Indonesia."

Ketika ditanya apakah Irfan serius ingin memperkuat timnas, Irfan menjawab: "Tentu saja ini pilihan serius. Saya akan sangat senang jika bisa bermain untuk negeri yang indah ini."

Sedangkan Sergio van Dijk, berusia enam tahun lebih senior dari Irfan, juga menyatakan minatnya untuk memperkuat lini depan skuad besutan Benny Dollo.

"Saya adalah orang Belanda, sama halnya saya juga orang Indonesia," ujar Sergio setelah menyaksikan pertandingan Pra Piala Asia 2011 antara Indonesia dan Australia.

"Adanya sejarah dalam keluarga saya membuat saya berpikir, bermain untuk mereka [Indonesia] adalah suatu kehormatan," lanjutnya.

Irfan dan Sergio sama-sama antusias ingin membela timnas. Dilihat dari wawancara masing-masing, Sergio sudah melepaskan tekadnya untuk menembus timnas Belanda. Sementara Irfan masih memiliki harapan untuk memperkuat skuad Oranye.

Sergio mengaku bisa bahasa Indonesia, sedangkan Irfan hanya memahami beberapa kata, ketika berlatih dengan Indonesia U-23 di Belanda. Melihat dua fakta di atas, jelas-jelas Sergio memiliki rasa nasionalisme yang lebih tinggi.

Sebelum melangkah lebih jauh, wartawan GOAL.com Indonesia Yuslan Kisra sudah mengumpulkan beberapa tanggapan dari semua pihak terkait.

Nugraha Besoes - Sekretaris Jenderal PSSI

"Tentu kami akan menyambut gembira sekiranya Irfan ingin bemain di timnas. Pengalamannya merumput di Liga Eropa dipastikan menjadi modal tersendiri, yang tentunya bisa ditularkan di timnas. Meski demikian, kami memastikan dia akan tetap melalui tahapan seleksi seperti pemain timnas lainnya."

Benny Dollo - Pelatih Tim Nasional

"Karena ini urusannya antar sesama federasi, maka semuanya tergantung PSSI. Merekalah yang harus mengirimkan surat kepada Asosiasi Sepakbola Belanda (KNVB), yang tentunya akan diteruskan ke klub di mana Irfan saat ini bermain. Yang pasti, jajaran pelatih timnas sangat senang mendengar berita tentang keinginan Irfan tersebut. Sebab dengan begitu, kekuatan timnas khususnya di lini tengah akan bertambah, yang secara kebetulan saat ini menjadi salah satu titik lemah."

Rahim Soekasah - Ketua Badan Tim Nasional PSSI

"Ada banyak hal yang harus dipenuhi untuk bisa menjadi pemain timnas Indonesia. Meski pemain itu merumput di luar negeri, itu bukan jaminan dengan mudah berbaju tim Merah-Putih. Lagi pula, di timnas itu butuh pemain yang memiliki nasionalisme yang tinggi. Buat apa pemain hebat jika tidak punya rasa nasionalisme. Ini akan sangat berbahaya. Terutama bagi pemain lain, karena bisa memengaruhi mereka. Satu hal yang pasti, Irfan sebelumnya pernah bergabung di timnas U-23, ketika skuad ini berlatih di Belanda beberapa waktu lalu. Tapi hanya sekali ikut latihan, dia sudah 'ngacir' dengan alasan cedera. Setelah itu, dia tidak kembali lagi tanpa memberikan penjelasan apapun."

Nurdin Halid - Ketua Umum PSSI

"Tentu kabar mengenai keinginan Irfan dan juga pemain keturunan Indonesia lainnya yang merumput di luar negeri cukup menarik. Hanya saja, kita dipastikan bakal kesulitan merekrut mereka di timnas, sekiranya status mereka masih belum menjadi warga negara Indonesia. Tapi jika memang mereka bersedia menjadi WNI, tentu PSSI dengan senang hati akan menerima kehadiran mereka."

Ponaryo Astaman - Gelandang Timnas

"Bagi saya tentu tidak ada masalah sekiranya kemungkinan ke arah sana memang bisa. Silahkan saja Irvan atau siapapun pemain yang saat ini berada di luar negeri, ingin bergabung ke timnas. Terlebih jika memang pelatih, dalam hal ini Om Bendol [Benny Dollo] menginginkan hal itu. Sebagai pemain timnas, sedikit pun saya tidak merasa terancam dengan keinginan Irfan tersebut. Sebab persaingan di timnas itu tidak hanya datang dari pemain seperti Irfan, namun dari dalam negeri justru lebih banyak."

Johar Arifin - Mantan Sekjen KONI Pusat & Deputi Menpora

"Indonesia tidak mengenal yang namanya naturalisasi, karena dianggap tidak sportif. Tapi jika Irfan dan Sergio ingin membela timnas sepakbola Indonesia, yang penting mereka harus berstatus WNI. Sebagai contoh, dulu ada pebulutangkis kita, Ferry Sonneville. Ia adalah keturunan Eropa dan menetap di Amerika. Saat kuliah, ia rela kembali ke Indonesia, jadi WNI, ikut mendirikan PB PBSI dan ikut membela timnas Indonesia hingga menjuarai Piala Thomas 1958, 1961 dan 1964. Ferry merupakan contoh yang positif. Jadi kalau Irfan, Sergio dan pemain-pemain keturunan Indonesia lainnya di luar negeri ingin membela timnas dengan status WNI, ya silahkan saja, jika PSSI memang membutuhkan."

Abi Hasantoso - Pemerhati Sepakbola Nasional

"Dalam rangka menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018 atau 2022, sudah seharusnya Indonesia memikirkan prestasi timnas di berbagai ajang sepakbola internasional. Kehadiran Irfan dan juga Sergio bergabung ke dalam timnas patut kita upayakan. Setidaknya kehadiran dua pemain berdarah Indonesia yang malang melintang di liga kelas dunia ini akan membawa perubahan baik dan tak ada salahnya kita mencobanya. Ini kesempatan yang baik buat pengurus sepakbola kita membawa perubahan. Sayang, kalau dua pemain berkelas dunia ini tidak kita manfaatkan untuk membela tim Merah Putih. Saya menyambut baik ide memanggil Irfan dan Sergio masuk ke dalam timnas sepakbola Indonesia. Semoga saja hal ini dapat terwujud, karena ini cara yang paling realistis untuk mendongkrak prestasi timnas Indonesia."

Pokok Diskusi & Tanggapan GOAL.com:

1) GOAL.com akan meminta PSSI/BTN agar segera menindaklanjuti secara riil keinginan Irfan dan Sergio untuk membela timnas Indonesia.

2) Satu hal yang perlu ditegaskan: Irfan lahir di Amsterdam, tapi memegang paspor Republik Indonesia. Ketika timnas U-23 berlatih di Belanda, Irfan belum sepenuhnya pulih dari cedera engkel yang dialaminya dari kompetisi A1 Junior. Apa yang disebut "ngacir" oleh Rahim Soekasah tidak jelas. Padahal kala itu, usia Irfan masih 18 tahun - jauh di bawah pemain-pemain U-23 lainnya.

3) Jika Sergio belum berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) tapi mau, adalah tugas dan wewenang PSSI untuk wajib membantu pengurusan status barunya.

4) Wajar saja jika PSSI atau BTN meragukan kemampuan dan nasionalisme Irfan dan Sergio. Tapi, apa salahnya mencoba kedua pemain tersebut untuk mengatasi keraguan mereka? Apakah PSSI dianggap perlu mengundang Jong FC Utrecht dan Queensland Roar untuk ujicoba melawan timnas atau salah satu klub Indonesia di Senayan? Dari hasil ini, setidaknya BTN bisa mengetahui kemampuan Irfan dan Sergio.

5) Kalau Irfan dianggap belum memenuhi syarat oleh PSSI/BTN, setidaknya Sergio diutamakan terlebih dulu untuk mendongkrak lini depan skuad Bendol. Sebelumnya, kedua pemain bisa dikasih trial atau eksibisi.

6) Kehadiran Irfan dan Sergio di timnas tidak bisa dianggap sebagai sebuah naturalisasi, karena berbeda dengan skema pemain asing di timnas Singapura, di mana pemain-pemain seperti Agu Casmir dan Daniel Bennett tidak memiliki Singaporean heritage - beda halnya dengan Irfan dan Sergio.

7) Mempelajari bahasa Indonesia dan beradaptasi terhadap budaya Indonesia bukan hal yang mustahil buat Irfan.
*Tim Redaksi GOAL.com Indonesia

PPSM Sakti Menutup Putaran Pertama Dengan Kemenangan

0

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Senin, Januari 11, 2010

Meski bermain dibawah top perform PPSM Sakti Kembali meraih kemengan atas Persikab Kabupaten Bandung di stadion Abu Bakrin.Dalam laga ini PPSM Sakti unggul cepat di menit ke-5 atas Persikab melalui gol yang di cetak oleh Fery.Dalam laga ini tampak anak-Magelang bermain sangat buruk, kerjasama antar lini yang di galang oleh nicolas tidak tampak terlihat.Bahkan tim tamu yang terlihat bermain sangat bagus.

Dalam pertandingan sore tadi pemain asal Magelang yang bermain untuk Persikab yaitu Rasmoyo mendapat teror dari tuan rumah.Bahkan puncaknya Rasmoyo mendapat kartu merah.Tapi sayang keunggulan jumlah pemain ini tidak berhasil dimanfaatkan oleh tuan rumah.Bahkan tim tamu yang bermain sangat bagus setelah kehilangan Rasmoyo.Beberapa kali Persikab berhasil merepotkan PPSM Sakti.Detelah ini Kompetisi akan libur sekitar satu bulan.tapi kabar-kabar akan ada copa.tapi belum jelas kapan kompetisi ini akan dimulai.

Stadion Madya

10

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Sabtu, Januari 09, 2010


Bagi temen-temen yang mempertanyakan stadion baru milik PPSM Sakti yang masih dalam proses pembangunan sekarang masih dalam kondisi 70% yang jadi sisanya akan dilanjutkan sampai agustus....jadi musim ini belum bisa di gunakan.Stadion ini sekedar informasi berkapasitas 12.500 dan menelan biaya 56 milyar

PPSM Menang Telak Atas Persis 5-0

6

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Jumat, Januari 08, 2010

PPSM Sakti Magelang menang telak 5-0 atas lawannya Persis Solo dalam lanjutan Kompetisi Divisi Utama di Stadion Abu Bakrin, Kota Magelang, Jumat.
Gol pertama dicetak salah satu striker andalan tim asuhan Yusak Sutanto itu, Riski Novriansyah, saat pertandingan belum mencapai satu menit pertama.

Riski menerima umpan dari tendangan secara akrobatik Ferdinand A. Sinaga dari sisi kanan penjaga gawang Persis, Johan Setiawan.

Pemain PPSM dengan kapten, Gani Pulhehe, selanjutnya mencoba untuk meningkatkan serangan namun Persis berhasil memperkuat pertahannnya.

Hingga babak pertama berakhir, PPSM belum berhasil menambah gol, bahkan beberapa menit menjelang babak pertama selesai, permainan tim tuan rumah terlihat menurun.

Pada menit ke-51, Ferdinand memanfaatkan secara baik umpan bola Syaiful dari lini tengah yang gagal ditahan pemain belakang Persis, Haryadi. Ferdinand yang tinggal berhadapan dengan Johan memanfaatkan bola secara baik untuk menambah kemenangan PPSM menjadi 2-0.

Gol ketiga PPSM dicetak oleh Riski pada menit ke-63 setelah memanfaatkan peluang atas kemelut permainan di depan gawang, Johan. Johan gagal menangkap bola hasil tendangan bebas Ferdinand dari luar kotak penalti Persis.

Bola yang memantul dari tangan penjaga gawang itu disundul oleh Riski hingga masuk gawang Persis. Kedudukan 3-0 mendorong Gani dan kawan-kawan makin berambisi untuk memperkuat serangan.

Tendangan bebas Syaiful dari sayap kiri pertahanan Persis pada menit ke-76 dimanfaatkan Ferdinand untuk menambah kemenangan Tim Sima Lodra itu menjadi 4-0.

Pada menit ke-81, Riski berhasil memperkuat kemenangan tuan rumah menjadi 5-0 setelah memanfaatkan umpan dari tendangan bebas Ferdinand. Johan gagal menangkap bola yang disundul Riski sehingga gawangnya jebol.

Wasit, Nurdin, memberikan empat kartu kuning kepada pemain Persis masing-masing Haryadi, Eko Budi Santoso, Erick Maulana pada babak pertama, dan Tommy Aditnyo Murti pada babak kedua.

Pada menit ke-20, tampak terjadi aksi pelemparan benda antarsuporter di salah satu sudut stadion selama beberapa saat. Insiden itu berhasil diantisipasi oleh aparat keamanan sehingga tampak tidak mengakibatkan korban.

Sebelumnya, suporter Persis tampak melemparkan benda ke arah Ferdinand yang bersiap melakukan tendangan sudut dari sebelah kiri gawang Persis pada babak pertama itu.

Suporter Persis juga melempar benda kepada sejumlah pendukung PPSM yang memanjat pohon di luar tembok stadion untuk menyaksikan pertandingan itu. Petugas berhasil menghentikan aksi itu dan meminta sejumlah penonton yang memanjat pohon di luar tembok stadion untuk turun dari pohon.

Pelatih Persis, Abdul Hafid Djamado, menyatakan, salut atas permainan tim tuan rumah.

"Pemain tuan rumah secara baik memanfaatkan peluang-peluang untuk meraih gol, terutama melalui serangan dari sayap kanan dan kiri," katanya.

Ia mengatakan, taktik dan strategi yang disiapkan anak asuhnya di Solo tidak berjalan secara baik saat pertandingan di Magelang.

Anak-anak asuhnya, katanya, cenderung ingin segera menyerang sejak pertandingan dimulai.

"Kami merencanakan anak-anak untuk bertahan dulu pada menit-menit pertama, tetapi kenyataannya mereka cenderung ingin menyerang. Mereka terpengaruh pola permainan lawan yang sejak awal menyerang," katanya.

Kelemahan di lini tengah Persis, katanya, menjadi salah satu penyebab penting kekalahan tim itu di kandang lawan. Para pemain sayap yang diinstruksikan mengarahkan bola ke tengah, justru cenderung bermain melebar.

Ia menyatakan, gol pertama yang diraih PPSM secara cepat, sebelum masuk menit pertama pada babak pertama itu sempat mengagetkan Persis.

"Terlalu cepat gol itu terjadi. Pemain sudah diingatkan untuk hati-hati terhadap serangan lawan pada awal pertandingan, lapangan di bawah gawang juga agak becek sehingga mempengaruhi gerakan kiper," katanya.

Asisten Pelatih PPSM, Widiantoro, mengatakan, kemenangan tim itu atas Persis sebagai hasil evaluasi PPSM atas sejumlah pertandingan tandang sebelumnya di beberapa kota seperti Semarang, Sleman, Bantul, dan Kutai Kartanegara.

"Anak-anak memanfaatkan peluang dengan baik sehingga meraih lima gol, meskipun lebih banyak peluang yang terbuang," katanya.

Kemenangan tuan rumah itu, katanya, terutama karena pemain di lini tengah yang bekerja secara optimal dalam mengatur serangan dan permainan duet striker, Riski dan Ferdinand, yang matang(antarajateng).

PPSM Kembali Menderita Kekalahan Saat Tandang Ke Sidoarjo

1

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Senin, Januari 04, 2010

PPSM Sakti kembali menderita kekalahan saat menjalani laga tandang.Kali ini giliran DELTRAS Sidoarjo yang mengalahkan Team kebanggaan Kota Magelang 3-1.Kekalahan ini seperti menegaskan kalau mental bertanding anak-anak Magelang melempem kala bertanding di kandang lawan.Gol PPSM Sakti di cetak oleh Ferdinand Sinaga.Entah bagaimana lagi harus berkomentar tapi kami anak-anak Simo Lodro Indonesia menginginkan kalau PPSM mampu berbicara di kandang lawan.Pak Yusack kami ingin kemenangan.........................

Wacana Ganti Pelatih

1

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Sabtu, Januari 02, 2010

Akhir-akhir ini di kalangan penggemar PPSM Sakti yang tergabung dalam Simo Lodro berkembang wacana untuk mengganti pelatih yang saat ini di duduki oleh Yusack Sutanto.Hal ini di sebabkan ketidakpuasan suporter terhadap kinerja team PPSM Sakti, karena sampai pertandingan ke-8 PPSM Sakti masih belum mampu meraih poin bila bermain di kandang lawan.Bahkan dalam beberapa pertandingan kalah lebih dari 2 gol.Produktivitas mencetak gol pun tergolong minim.PPSM Sakti hanya mampu mencetak 6 gol dan kebobolan 10 gol atau minus 4 gol.Lini depan yang di komandoi oleh Riski Novriansyah dan Martinez belum begitu produktif, hal ini sejalan dengan aliran bola ke depan yang di rasa kurang.Bahkan Martinez yang notabene pemain asing masih belum mampu mencetak gol.Tidak sebanding dengan harga yang di keluarkan.

Kembali ke permasalahan pelatih, para suporter ingin PPSM Sakti mampu berbicara bila bermain di luar kandang, bukan hanya jago kandang.Karena dari segi materi PPSM Sangat mendukung walau tidak bisa di bilang bertabur bintang seperti Pro Duta.Permainan di kandang dan luar kandang sangat berbeda jauh, PPSM Sakti bila bermain di kandang mampu menguasai permainan dan dengan mudah meraih poin tapi bila bermain di kandang lawan anak-anak PPSM seperti terbebani dan bermain sangat buruk.Kerjasama antar lini dan pressing terhadap pemain lawan tidak jalan sama sekali.Disini terlihat ketidakmampuan Yusack Sutanto dalam membangkitkan mental bertanding anak-anak Magelang bila di kandang lawan.Pertandingan besok tanggal 4 Desember melawan Deltras menjadi batas akhir bagi Yusack Sutanto untuk membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih PPSM Sakti.Minimal 1 poin harus di bawa pulang jika ingin menmdapat dukungan anak-anak Simo Lodro dalam melatih PPSM Sakti.Sekali lagi kepada Pak Yusack Sutanto kami tegaskan anak Simo Lodro ingin teamnya tidak jago kandang tapi di luar kandang pun mampu meraih poin.