Posted by Agasax | Posted in PPSM Sakti | Posted on Rabu, Februari 17, 2010
Pelatih PPSM Sakti Magelang, Yusak Sutanto, mendapat kecaman dari suporter "Simo Lodro" karena tim itu selalu kalah saat bertanding di kandang lawan selama Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia.
Mereka memasang sejumlah spanduk di kompleks Stadion Abu Bakrin Kota Magelang, Selasa, yang intinya mengecam kinerja pelatih PPSM yang buruk dan mengakibatkan tim itu sebagian besar kalah saat bertanding di kandang lawan.
Spanduk itu antara lain bertuliskan "7 kali tandang hanya 1 point, apa pantas Yusak?", "Di kandang 'lion' di kandang lawan 'chicken', "Kami butuh point penuh di tandang bukan di kandang, dan bukan jago kandang".
Pimpinan suporter "Simo Lodra", Syamsuri, mengatakan, jika Yusak tidak bisa mengantar tim itu meraih kemenangan saat bertanding di kandang lawan sebaiknya dia mengundurkan diri.
"Kami tidak ingin hanya menjadi jago kandang, kami ingin setiap laga tandang juga meraih kemenangan," katanya.
Sisa tiga laga tandang PPSM dalam kompetisi itu, katanya, harus selalu meraih kemenangan.
Lima laga di kandang sendiri, katanya, juga harus meraih kemenangan penuh.
Sekretaris Tim PPSM, Adi Wicaksono, mengatakan, seorang pemain baru yakni Bambang Suprapto yang berposisi lini belakang telah mendapat persetujuan dari Badan Liga Indonesia untuk bergabung dengan tim itu. Ia adalah mantan pemain Persita Tangerang.
Tiga pemain baru lainnya yakni Susanto (Persibat Batang) sebagai kiper, Syahrur (Persekam Metro Malang) sebagai lini belakang, dan Anton (PS Bengkulu) sebagai penyerang hingga saat ini belum mendapatkan pengesahan dari BLI sebagai pemain baru PPSM.
"Semua pemain baru sudah didaftarkan ke BLI, tetapi sampai sekarang baru satu yang mendapat pengesahan," katanya.
www.antarajateng.com
Mereka memasang sejumlah spanduk di kompleks Stadion Abu Bakrin Kota Magelang, Selasa, yang intinya mengecam kinerja pelatih PPSM yang buruk dan mengakibatkan tim itu sebagian besar kalah saat bertanding di kandang lawan.
Spanduk itu antara lain bertuliskan "7 kali tandang hanya 1 point, apa pantas Yusak?", "Di kandang 'lion' di kandang lawan 'chicken', "Kami butuh point penuh di tandang bukan di kandang, dan bukan jago kandang".
Pimpinan suporter "Simo Lodra", Syamsuri, mengatakan, jika Yusak tidak bisa mengantar tim itu meraih kemenangan saat bertanding di kandang lawan sebaiknya dia mengundurkan diri.
"Kami tidak ingin hanya menjadi jago kandang, kami ingin setiap laga tandang juga meraih kemenangan," katanya.
Sisa tiga laga tandang PPSM dalam kompetisi itu, katanya, harus selalu meraih kemenangan.
Lima laga di kandang sendiri, katanya, juga harus meraih kemenangan penuh.
Sekretaris Tim PPSM, Adi Wicaksono, mengatakan, seorang pemain baru yakni Bambang Suprapto yang berposisi lini belakang telah mendapat persetujuan dari Badan Liga Indonesia untuk bergabung dengan tim itu. Ia adalah mantan pemain Persita Tangerang.
Tiga pemain baru lainnya yakni Susanto (Persibat Batang) sebagai kiper, Syahrur (Persekam Metro Malang) sebagai lini belakang, dan Anton (PS Bengkulu) sebagai penyerang hingga saat ini belum mendapatkan pengesahan dari BLI sebagai pemain baru PPSM.
"Semua pemain baru sudah didaftarkan ke BLI, tetapi sampai sekarang baru satu yang mendapat pengesahan," katanya.
www.antarajateng.com













Comments (0)
Posting Komentar
SILAHKAN TINGGALKAN PESAN