Posted by Agasax | Posted in PPSM Sakti | Posted on Rabu, Februari 24, 2010
Bertindak sebagai tuan rumah PPSM Sakti Magelang menundukkan kesebelasan tamu Mitra Kukar 3-2 dalam kompetisi lanjutan Divisi Utama Liga Indonesia di Stadion Abu Bakrin Magelang.
Tiga gol kemenangan skuad berjuluk Macan Tidar tersebut diciptakan Fajar Listiantara pada menit ke-16 dan ke-44, serta Riski Novriansyah pada menit ke-40.
Dua gol Mitra Kukar dilakukan oleh Anderson Serges Pohos pada menit keenam dan Anindito Wahyu Erminarno pada menit ke-55.
Sejak menit pertama PPSM langsung mengambil inisiatif penyerangan, namun pada menit keenam pemain belakang PPSM sedikit lengah, akibatnya pemaian asing Mitra Kukar Anderson berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang dengan menyarangkan bola ke gawang Agus Murod Alfarisi.
Tertinggal 1-0, tim besutan Yusak Sutanto terus menggempur pertahanan kesebelasan Mitra Kukar dan akhirnya menit ke-16 wasit Fahri Akbar dari Ternate memberikan hadiah tendangan penalti kepada PPSM karena Saiful Imron diganjal pemain Mitra Abuna Cletus Lapula di kotak penalti.Eksekusi yang diambil Fajar Listiyantara berhasil menembu gawang Mitra Kukar, skor berubah menjadi 1-1.
Dengan memasukkan satu gol ke gawang Mitra, tim PPSM semakin bersemangat dan bola lambung Ferdinan yang disundul Riski membuahkan gol, dan pada detik-detik akhir babak pertama yakni menit ke-44 Fajar kembali menyarangkan bola ke gawang Mitra Kukar.
Setelah unggul 3-1, memasuki awal babak kedua pemain PPSM agak ceroboh dan pada menit ke-55 tim Mitra memperkecil kekalahannya setelah Anindito Wahyu memasukkan gol memanfaatkan kemelut di depan gawang PPSM.
Pertandingan yang disaksikan sekitar 4.000 penonton tersebut mundur sekitar 15 menit dari jadwal karena kondisi lapangan yang becek akibat diguyur hujan sebelum pertandingan.
Pada pertandingan tersebut wasit mengeluarkan tiga kartu kuning yakni untuk Ferdinan A. Sinaga (PPSM) serta dua pemain Mitra I Guati Made Astawa dan Viqi Dwi Herdiawan.
Asisten Pelatih PPSM Widiantoro menyatakan bersyukur bisa memetik poin penuh meskipun dengan susah payah.
Menurut dia, secara penampilan PPSM bermain bagus tetapi faktor lapangan yang becek tidak mendukung.
Tiga gol kemenangan skuad berjuluk Macan Tidar tersebut diciptakan Fajar Listiantara pada menit ke-16 dan ke-44, serta Riski Novriansyah pada menit ke-40.
Dua gol Mitra Kukar dilakukan oleh Anderson Serges Pohos pada menit keenam dan Anindito Wahyu Erminarno pada menit ke-55.
Sejak menit pertama PPSM langsung mengambil inisiatif penyerangan, namun pada menit keenam pemain belakang PPSM sedikit lengah, akibatnya pemaian asing Mitra Kukar Anderson berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang dengan menyarangkan bola ke gawang Agus Murod Alfarisi.
Tertinggal 1-0, tim besutan Yusak Sutanto terus menggempur pertahanan kesebelasan Mitra Kukar dan akhirnya menit ke-16 wasit Fahri Akbar dari Ternate memberikan hadiah tendangan penalti kepada PPSM karena Saiful Imron diganjal pemain Mitra Abuna Cletus Lapula di kotak penalti.Eksekusi yang diambil Fajar Listiyantara berhasil menembu gawang Mitra Kukar, skor berubah menjadi 1-1.
Dengan memasukkan satu gol ke gawang Mitra, tim PPSM semakin bersemangat dan bola lambung Ferdinan yang disundul Riski membuahkan gol, dan pada detik-detik akhir babak pertama yakni menit ke-44 Fajar kembali menyarangkan bola ke gawang Mitra Kukar.
Setelah unggul 3-1, memasuki awal babak kedua pemain PPSM agak ceroboh dan pada menit ke-55 tim Mitra memperkecil kekalahannya setelah Anindito Wahyu memasukkan gol memanfaatkan kemelut di depan gawang PPSM.
Pertandingan yang disaksikan sekitar 4.000 penonton tersebut mundur sekitar 15 menit dari jadwal karena kondisi lapangan yang becek akibat diguyur hujan sebelum pertandingan.
Pada pertandingan tersebut wasit mengeluarkan tiga kartu kuning yakni untuk Ferdinan A. Sinaga (PPSM) serta dua pemain Mitra I Guati Made Astawa dan Viqi Dwi Herdiawan.
Asisten Pelatih PPSM Widiantoro menyatakan bersyukur bisa memetik poin penuh meskipun dengan susah payah.
Menurut dia, secara penampilan PPSM bermain bagus tetapi faktor lapangan yang becek tidak mendukung.













aku bangga ppsm menang lagi...
ada wacana gak? kira-kira PPSM pindah kandang? kayaknya lapangan abu bakrin 'agak' kurang layak buat laga divisi utama tul ga? GOR samapta yg dulu lagi direnovasi itu uda slese belum ya..