SAKSIKAN PERTANDINGAN UJICOBA ANTARA PPSM MAGELANG VS PERSIBA BANTUL KAMIS 29 DESEMBER 2011 DI STADION MADYA JAM 15.30 WIB

KANDANG PPSM SAKTI

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Selasa, November 10, 2009

PPSM Sakti Belum Bisa Gunakan Stadion Madya
MAGELANG - Meski pembangunan Stadion Madya di Kampung Sanden sudah dimulai, dipastikan hingga kompetisi Divisi Utama tahun 2009 digelar bangunan itu belum jadi. Dampaknya, PPSM Sakti yang tahun depan berlaga di Divisi Utama belum dapat menjadikan tempat itu sebagai markasnya.

Kepala DPU Kota Magelang Ir H Sigit Widyonindito MT menerangkan, pembangunan tahap pertama yang menelan dana Rp 49,9 miliar dilaksanakan CV Total Bangun Persada Jakarta selama 304 hari kerja. “Tahap sekarang mengolah tanah, yakni lapangan yang lama digali. Selain itu juga mengerjakan struktur tanah dengan pemasangan tiang pancang, membangun talut, dan lainnya,” katanya didampingi pejabat pembuat komitmen (PPK), Dian Hernowo, kemarin.

Dia mengungkapkan, yang dilaksanakan saat ini baru tahap awal, disesuaikan dengan kemampuan keuangan Pemkot Magelang. Jadi, stadion belum siap dipakai. “Apalagi penanaman rumput dilakukan belakangan setelah bangunan fisik rampung. Tentu hal tersebut memakan waktu sampai rumput hidup,” ujar Dian.

Kompleks Stadion Madya mencakup lapangan sepak bola berikut tribune, kolam renang, lapangan basket, voli, tenis, dan fasilitas pendukung lainnya seperti mes atlet. Tahap pertama yang harus diselesaikan adalah stadion dan kolam renang, sedangkan fasilitas lainnya dibangun bertahap.
Dua Pilihan Menanggapi hal itu Panpel PPSM Sakti Soedjendro menjelaskan, hanya ada dua pilihan bagi klub itu yang tahun depan berlaga di Divisi Utama. Pertama, menetapkan homebase-nya di Stadion Tridadi Sleman atau memperbaiki Stadion Abu Bakrin. “Jika pilihan pertama yang diambil, kita mengalami kerugian. Antara lain suporter akan berkurang karena bertandingnya di luar kota dan pemasukan bagi tim tidak ada,” ujarnya.

Jika menggunakan Stadion Abu Bakrin, maka lokasi itu harus diperbaiki sehingga memenuhi ketentuan yang ditetapkan Badan Liga Indonesia (BLI) PSSI. “Saya akan berjuang agar PPSM Sakti bisa bermain di Stadion Abu Bakrin. Sebelum kompetisi Divisi Utama digelar pertengahan tahun 2009, BLI pasti ke Magelang untuk meninjau stadion yang digunakan,” ungkapnya.

Dia mengemukakan, panpel akan menunjukkan pada BLI bahwa Pemkot Magelang sudah membangun stadion namun belum jadi, mohon ada kebijakan bisa bermain di Abu Bakrin. Tujuannya, agar suporter tidak perlu ke luar kota untuk menyaksikan tim kesayangan bertanding dan tim mendapat pemasukan dari tiket penonton.

“Tentu harus ada perbaikan sedikit di Stadion Abu Bakrin, meliputi lapangan, tempat ganti pemain, dan fasilitas lainnya. Saya berharap, Wali Kota turun tangan membantunya. Hal itu demi penggemar dan kemajuan sepak bola di kota ini,” pinta Soedjendro.Di ambil dari SUARA MERDEKA

Comments (0)

Posting Komentar

SILAHKAN TINGGALKAN PESAN