Posted by Agasax | Posted in PPSM Sakti | Posted on Minggu, November 15, 2009
- PPSM Sakti Kota Magelang, Jawa Tengah, perlu membenahi pemainnya di lini depan agar mampu melakukan penyelesaian akhir secara baik dalam setiap serangan, kata pelatih PPSM Sakti, Yusack Sutanto.
"Penyelesaian akhir yang masih kurang," katanya usai pertandingan uji coba PPSM melawan Persikabo Bogor, di Lapangan Abu Bakrin, Kota Magelang, Jawa Tengah, di Magelang, Sabtu.
Pertandingan itu berakhir imbang 1-1. Claudio Martinez pemain depan PPSM mencetak gol melalui sundulan kepala pada menit ke-12 setelah menerima umpan lambung dari pemain sayap kanan, Riski Novriansyah.
Gol balasan dicetak penyerang Persikabo, Defri Riski, melalui sundulan kepala saat terjadi kemelut di depan gawang PPSM, Agus Murod, setelah tendangan sudut oleh Viktor Ilham pada menit ke-29.
Pertandingan uji coba itu dilakukan PPSM dalam rangka menghadapi Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2009-2010. PPSM masuk wilayah II Divisi Utama sedangkan Persikabo dengan pelatih Iwan Setiawan masuk wilayah I.
Ia mengatakan, relatif banyak peluang diperoleh anak asuhnya baik babak pertama maupun kedua pertandingan uji coba yang juga disaksikan Wali Kota Magelang, Fahriyanto itu.
Tetapi, katanya, para pemain depan masih lemah untuk melakukan penyelesaian akhir yang terbaik.
"Menjelang akhir pertandingan pun anak-anak masih memiliki peluang, tinggal berhadapan dengan kiper, tetapi memang masih lemah untuk penyelesaian akhir, kami akan benahi," katanya.
PPSM menerapkan pola permainan 4-4-2 saat pertandingan uji coba melawan Persikabo yang menerapkan pola 3-5-2 itu.
Wasit, Satrio Bambang Nugroho, mengeluarkan kartu kuning kepada salah seorang penyerang PPSM, Ferdinand Sinaga, pada menit ke-27 karena melakukan pelanggaran keras terhadap salah seorang pemain belakang Persikabo, Rozaly Nouval.
PPSM Sakti melakukan pertandingan perdana Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia pada 25 November 2009 melawan Persidafon, Jayapura.
Dikutip dari ANTARA JATENG
"Penyelesaian akhir yang masih kurang," katanya usai pertandingan uji coba PPSM melawan Persikabo Bogor, di Lapangan Abu Bakrin, Kota Magelang, Jawa Tengah, di Magelang, Sabtu.
Pertandingan itu berakhir imbang 1-1. Claudio Martinez pemain depan PPSM mencetak gol melalui sundulan kepala pada menit ke-12 setelah menerima umpan lambung dari pemain sayap kanan, Riski Novriansyah.
Gol balasan dicetak penyerang Persikabo, Defri Riski, melalui sundulan kepala saat terjadi kemelut di depan gawang PPSM, Agus Murod, setelah tendangan sudut oleh Viktor Ilham pada menit ke-29.
Pertandingan uji coba itu dilakukan PPSM dalam rangka menghadapi Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2009-2010. PPSM masuk wilayah II Divisi Utama sedangkan Persikabo dengan pelatih Iwan Setiawan masuk wilayah I.
Ia mengatakan, relatif banyak peluang diperoleh anak asuhnya baik babak pertama maupun kedua pertandingan uji coba yang juga disaksikan Wali Kota Magelang, Fahriyanto itu.
Tetapi, katanya, para pemain depan masih lemah untuk melakukan penyelesaian akhir yang terbaik.
"Menjelang akhir pertandingan pun anak-anak masih memiliki peluang, tinggal berhadapan dengan kiper, tetapi memang masih lemah untuk penyelesaian akhir, kami akan benahi," katanya.
PPSM menerapkan pola permainan 4-4-2 saat pertandingan uji coba melawan Persikabo yang menerapkan pola 3-5-2 itu.
Wasit, Satrio Bambang Nugroho, mengeluarkan kartu kuning kepada salah seorang penyerang PPSM, Ferdinand Sinaga, pada menit ke-27 karena melakukan pelanggaran keras terhadap salah seorang pemain belakang Persikabo, Rozaly Nouval.
PPSM Sakti melakukan pertandingan perdana Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia pada 25 November 2009 melawan Persidafon, Jayapura.
Dikutip dari ANTARA JATENG













Comments (0)
Posting Komentar
SILAHKAN TINGGALKAN PESAN