SAKSIKAN PERTANDINGAN UJICOBA ANTARA PPSM MAGELANG VS PERSIBA BANTUL KAMIS 29 DESEMBER 2011 DI STADION MADYA JAM 15.30 WIB

PERSIS SOLO MUNDUR DARI KEIKUTSERTAAN DIVISI UTAMA MUSIM INI

Posted by Agasax | Posted in | Posted on Selasa, November 10, 2009


SOLO - Persis Solo bakal hilang dari orbit Divisi Utama 2009-2010. Itu setelah tim asal Kota Bengawan tersebut absen. Kepastian itu didapat setelah Pemkot Solo yang dihadiri Wali Kota Solo Joko Widodo, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Budi Suharto melakukan rapat dengan pengurus Selasa malam lalu (20/10). Pertemuan maraton dengan pengurus yang diwakili ketua umum Persis FX Hadi Rudyatmo memutus tidak akan ikut serta dikompetisi mendatang.
"Pemkot memutuskan kami belum mampu memberi dana, anggaran ataupun finansial untuk memenuhi kebutuhan Persis dan kami selama musim depan absen ikut kompetisi dan siap menerima sanksi dan denda dari PSSI," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Budi Suharto pada koran ini saat ditemui di Kompleks Balai Kota Solo, kemarin pagi (21/10).
Absen dalam kompetisi Divisi Utama tidak bisa dielakan karena sulitnya Pemkot mencari sumber keuangan. Pilihan untuk mendapat suntikan dana dari APBD bertepuk sebelah tangan.

Pemkot terganjal aturan dari pemerintah pusat yang tercantum dalam PP nomor 13 tahun 2006 dan PP nomor 59 tahun 2007. Kedua aturan ini menegaskan larangan memberi hibah dari dana APBD untuk kepentingan sepak bola selama dua musim berturut turut.
Persis semakin terganjal setelah mereka mendapat dana RP 4,8 miliar dari APBD musim lalu. Alhasil di kompetisi mendatang mereka tidak diizinkan menerima anggaran kembali.
Gagal tampil di kompetisi resmi PSSI membuat Pemkot hanya bisa mengelus dada. Merekapun siap mengistirahatkan pemain hasil seleksi yang dilakukan tim kepelatihan 1-3 Oktober lalu. "Pemain dipersilahkan pindah mencari klub lain, karena Persis memang tidak ikut kompetisi mendatang," bebernya.
Untuk menghidarkan kevakuman sepak bola Solo, pemkot akan merancang sistem pembinaan berjenjang. Klub internal Persis tetap diminta mengulirkan roda program latihan seperti semula. Para pemain yang dibina inilah yang akan dibidik Pemkot untuk membentuk tim serupa musim depan.
Ini disebabkan di kompetisi selanjutnya Persis dipastikan turun kasta di Divisi II. Terkait pengelolaan aset stadion, Pemkot memberi garansi tidak akan mangkrak. Sebab di sana nantinya akan dijadwalkan agenda sepak bola internal di lingkup Solo.
Solo memiliki dua stadioan berskala nasional yakni Sriwedari dan Manahan. Khusus yang disebut terakhir merupakan markas Persis musim depan setelah selesai direnovasi dua bulan lalu.
Wakil Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo mengaku pembinaan bagi sepak bola Solo akan terus dilakukan. Karena itu pihaknya berharap masyarakat jangan patah arang untuk terus berlatih.
"Potensi sepak bola Solo dengan stok pemain sangat melimpah, tapi memang sayang kami harus absen di kompetisi mendatang,” tegas pria yang juga ketua umum Persis.

Comments (1)

simolodro gak da matinya!!!!!!!!! walaupun pasoepati taek anjink n' paser bumi jancoooooooook!!!!

Posting Komentar

SILAHKAN TINGGALKAN PESAN